Tanpa Izin, Lima Gudang dan Bangunan Perumahan Disegel

  • Bagikan
ilustrasi/ist

BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com — Tim Penertiban Terpadu Kota Bandarlampung menyegel lima gudang di Kota Bandarlampung yang diketahui tidak memiliki izin, Rabu (17/12). Penyegelan dilakukan setelah Tim menemukan bukti bahwa kelima gudang itu tidak memiliki kelengkapan perizinan.

Sama seperti penertiban sebelumnya, kali ini penertiban juga fokus  kelengkapan perizinan. Mulai  izin mendirikan bangunan (IMB), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), hingga  izin gangguan (HO).

Tim  yang terdiri dari Badan Polisi Pamong Praja (Bapol PP), Polresta, Pomal, Polisi Militer, Kodim, dan Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kota Bandarlampung itu melakukan sidak selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu. Selain lima gudang disegel, Tim juga menemukan adanya sebuah tempat futsal, dan 1 perumahan tidak lengkap surat-surat perizinannya.

“Lima gudang kami segel kemarin, sedangkan tempat futsal dan perumahan kami segel hari ini. Gudang yang kami segel antara lain gudang pagar besi  di Campang Raya, gudang keramik, gudang semen Sumber Niaga, gudang sembako di Jl. Yos Sudarso, dan gudang arang di Jl. Ir. Sutami,” ungkap Kepala Bapol PP Bandarlampung Cik Raden,Rabu (17/12).

Satu tempat futsal yang disgel adalah yang ada daerah Kaliawi, sedangkan  proyek pembangunan perumahan di Jl. Radin Imba Kesuma, Sukadanaham.

“Semua sudah kami segel. Rata-rata karena tidak ada IMB-nya,” terangnya.

Dikatakan Cik Raden, penyisiran ini akan dilakukan hingga akhir tahun 2014. Pihaknya mengaku, selain karena memang timnya langsung terjun ke lapangan, informasi yang didapat juga dikumpulkan dari laporan lurah, camat, dan juga koordinasi dengan BPMP Kota Bandarlampung.

“Sampai akhir Desember ini akan terus kita susuri,” jelasnya.
Cik raden melanjutkan, pihaknya menurunkan dua tim untuk melakukan penyegelan bagi tempat-tempat usaha yang tak berizin ini.

“Total personil yang kita turunkan ada 30 orang, dan itu kita bagi menjadi dua tim,” ujarnya.

Sama seperti penyegelan beberapa ruko di Pasar Tengah yang belum memperpanjang hak guna bangunan (HGB), sebelum pemilik mengurus dan memperpanjang perizinan, maka kunci gudang dan beberapa tempat yang disegel diamankan di Bapol PP Bandarlampung.
“Iya, kunci kita yang pegang, sampai mereka mengurus pembuatan izin atau perpanjangan baik itu IMB, SITU, SIUP, dan HO,” tegas Cik Raden.

Sementara,Wali Kota Bandarlampung Herman HN membenarkan, bahwa memang saat ini Tim Penertiban Terpadu Kota Bandarlampung sedang menjalankan misi untuk menyisir tempat-tempat usaha yang tidak berizin.

Orang nomor satu di Kota Bandarlampung ini menegaskan, bahwa penyegelan akan terus dilakukan hingga pemilik usaha mengurus seluruh administrasi perizinan yang diperlukan sebagai syarat suatu usaha.

“Iya, ini akan kita segel dulu sampai mereka mengurus perizinan. Untuk itu, saya imbau kepada semua pemilik usaha agar tertib administrasi dan tertib aturan. Mari sama-sama bergotong royong membangun Kota Bandarlampung, kalau semua tertib, saya yakin Kota Bandarlampung akan lebih maju, baik dari pendapatan maupun pembangunan infrastrukturnya,”kata  Herman HN, saat ditemui usai membuka kegiatan Pekan Olahraga Kecamatan di  Kecamatan Kedamaian, Rabu (17/12.

  • Bagikan