Beranda News Nusantara Tebing Pantai Sadranan Ambrol: Belasan Wisatawan Luka, Dua Tewas

Tebing Pantai Sadranan Ambrol: Belasan Wisatawan Luka, Dua Tewas

231
BERBAGI
Proses evakuasi korban tebing ambrol Pantai Sadranan, Gunung Kidul, Yogyakarta, Rabu (17/6/2016). (dok/krjogja.com)

WONOSARI, Teraslampung,com — Belasan wisatawan Pantai Sadranan, Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul tertimpa reruntuhan bukit saat berteduh sambil menikmati keindahan pantai Rabu (17/6/2016) sekitar pukul 15.00 Wib. Dari puluhan korban baru berhasil dievakuasi 3 orang, 2 diantaranya dalam keadaan tewas dan seorang dalam kondisi kritis.

Salah seorang saksi mata Endah bersama keponakannya, sedang bermain air di pantai. Sementara suaminya Muhamad Topik, dan salah seorang keponakannya bernama Joko berada di bawah tebing untuk berlindung dari teriknya matahari.

“Waktu itu saya main, suami saya di bawah tebing,” ungkap Endah sambil tersedu, Rabu (17/6/2015).

Dia menambahkan, secara tiba-tiba tebing di atas suaminya berlindung dari ambrol sekira pukul 15.00 WIB. “Suami saya tertimbun,” ucapnya lirih.

Sementara saksi mata lainnya, Lia, warga Magelang, mengatakan, dirinya sempat berada di bawah tebing sebelum terjadi peristiwa nahas tersebut. Namun, ia merasakan angin kencang berhembus dan membuatnya lari menyelamatkan diri.

“Ada angin besar, lalu saya lari bersama ibu saya, dan tiba-tiba tebing ambrol,” tutur Lia.

Lia mengaku beruntung bisa selamat dari peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, ada sekira 10 orang yang ada di bawah tebing tersebut. “Di dalam ada sekira lima sampai 10 orang,” sambungnya.

Sedangkan, Aris salah seorang pengelola snorkling di Pantai Sadranan, menegaskan jika di bawah tebing terdapat beberapa orang yang sedang berlindung dari panasnya matahari.

“Iya tadi sekira 10-an orang tetapi saya tidak tahu pastinya, kemungkinan wisatawan yang berteduh di bawah tebing,” papar Aris.

Sementara perkembangan terbaru, seorang korban berhasil dievakuasi, dalam keadaan meninggal dunia. Korban diketahui berusia anak-anak dan berjenis kelamin perempuan. Total korban yang berhasil dievakuasi ada tiga orang. seorang selamat dan dua orang meninggal dunia.

sumber: krjogja.com

Loading...