Tempat Kos di Panjang Kembali Dirazia

  • Bagikan

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kompol Nelson F. Damanik

BANDARLAMPUNG–Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Panjang, kembali merazia sejumlah tempat kos dan rumah kontrakan yang berada di dua lokasi yakni Panjang Utara dan Selatan dengan mengerahkan 30 personel, pada Kamis (4/12) sekitar pukul 10.00-1400 WIB.

Razia dilakukan karena kawasan itu diduga sebagai tempat singgah bagi para pelaku tindak kejahatan atau penyalahgunaan narkotika.

Razia kali kedua ini dipimpin langsung oleh Kapolsekta Panjang, Kompol Nelson F Manik dan Wakapolsekta Panjang serta puluhan persoenel polisi. Namun, razia kali ini tidak membuahkan hasil.

Kapolsekta Panjang, Kompol Nelson F Manik, saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan, razia yang dilakukan untuk kali keduanya ini guna menekan angka tindak pidana kejahatan yang berada di wilayah hukum Polsekta Panjang. Menurutnya, razia tersebut juga merupakan salah satu upaya kepolisian untuk menjaga situasi yang kondusif, keamanan, dan ketertiban di wilayah Panjang.

“Karena saat razia kemarin, belum semuanya dirazia. Maka pada hari ini (kemarin) saya perintahkan kembali kepada petugasnya untuk merazia kembali tempat indekost dan rumah kontrakan diwilayah Panjang Utara dan Selatan. Saya tidak ingin daerah Panjang ini, seperti tempat kos yang dijadikan tempat bersinggah para pelaku kejahatan dan tempat transaksi dan pesta narkoba,” kata Nelson F Manik kepada teraslampung.com, Kamis (4/12).

Pada hari kedua razia, Nelson menuturkan, pihaknya menerjunkan sebanyak 30 personil. Dimana pada sebelumnya, hanya mengerahkan 15 personil. Namun, dalam razia kedua tersebut tidak ada yang terjaring, baik itu pelaku kejahatan curanmor, pesta narkoba maupun pasangan mesum.

“Saya tambah lagi personilnya, karena razia yang pertama beberapa orang yang menjadi target operasi (TO) kami berhasil lolos melarikan diri. Hingga saat ini, masih dalam pengejaran petugas dilapangan,” jelasnya.

Ditegaskannya, razia di tempat kos-kosan dan rumah kontrakan akan menjadi agenda rutin Polsekta Panjang. Semua kos-kosan yang berada diwilayah Panjang akan kita datangi.

“Kami berharap pada razia berikutnya, tidak ada lagi ditemukan para pelaku kejahatan atau pesta narkoba, apalagi pasangan mesum. Supaya masyarakat Panjang ini merasa aman dan nyaman,”tandasnya.

Diketahui sebelumnya, pada Rabu pagi (3/12) lalu, petugas mengamankan seorang gembong narkoba dan TO curanmor yakni Ahmad Hazizi saat asik berpesta narkoba jenis sabu di sebuah rumah kos dijalan Tanjung Pura 1 gang Dwi Kampung Pidada 2, Panjang. Sedangkan empat rekannya berhasil kabur dengan cara melompat dari lantai 3.

Barang bukti yang diamankan yakni dua unit sepeda motor Suzuki SPIN warna hitam BE 3776 EB dan sepeda motor Honda Blade warna hitam kuning Nopol BE 3342 YY, satu bilah sangkur berikut sarungnya, satu buah timbangan digital, dua unit handphone, 8 buah korek api gas, satu alat hisap sabu (bong), 2 buah pipa kaca (pirek), 21 paket kecil sabu, 4 paket sedang sabu, lima bungkus besar sabu senilai Rp 50 juta. Kemudian 10 pipet, 2 buah jarum, 12 butir pil CTM, satu buah KTP dan SIM atas nama Heru Susanto.

  • Bagikan