Beranda News Lampung Tenggelam di Pantai Sebalang, Satu Remaja Ditemukan Sudah Meninggal

Tenggelam di Pantai Sebalang, Satu Remaja Ditemukan Sudah Meninggal

4711
BERBAGI
tim Basarnas menemukan korban di koordinat 05° 34'47.21
Tim Basarnas menemukan korban di koordinat 05° 34'47.21" S - 105° 22'47.71" E , radial 38.85° arah timur laut dengan jarak 132,22 meter dari titik awal kejadian. Foto: Basarnas :Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Nanda Setiawan (20), warga Waykandis, Bandarlampung yang tenggelam di Pantai Sebalang, Lampung Selatan, pada Minggu petang (1/11/2020), akhirnya ditemukan tim Basarnas bersama anggota Polri dan warga pada Minggu malam pukul 21.45 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dua korban lain yang berhasil diselamatkan adalah Livia Iwana Sari (16) dan Manda (13). Keduanya masih berstatus pelajar, warga Sukarame dan Waykandis.

“Ditemukan sudah meninggal. Lokasinya tidak jauh dari lokasi tenggelamnya korban,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution.

Menurut Zaky, proses pencarian yang dilakukan tim  gabungan dari Basarnas Lampung, Sat Polair Polres Lampung Selatan, anggota  Polsek Katibung, dan warga sekitar sampai empat jam lebih karena terkendala cuaca.

“Pada petang dan malam hari ini air laut sedang pasang, ombak tinggi. Angin pun kencang,” katanya.

Deni Kurniawan, Humas Basarnas Lampung, mengatakan pencarian korban dimulai pukul 18.55. Setelah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, tim Basarnas menemukan korban di koordinat 05° 34’47.21″ S – 105° 22’47.71″ E , radial 38.85° arah timur laut dengan jarak 132,22 meter dari titik awal kejadian.

“Korban sudah tidak bernyawa. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Panjang, sebelum dibawa ke rumah duka,” katanya.

Berdasarkan keterangan rekan-rekan korban yang juga ke Pantai Sebalang, Nanda datang ke Pantai Sebalang bersama belasan rekannya pada Minggu sore. Para remaja datang itu ke lokasi wisata itu menggunakan angkot carteran.

Sebelum mandi di tepi pantai, Nanda dan kawan-kawannya foto bersama. Saat asyik mandi, tiba-tiba air laut pasang disertai datangnya ombak.

Menurut rekan-rekannya, Nanda terbawa arus ke tengah pantai. Saat itu Nanda justru berusaha menyelamatkan rekan-rekannya yang juga terseret ombak. Temannya bisa diselamatkan, namun justru Nanda yang tidak muncul-muncul ke permukaan air karena tenggelam.