Beranda Hukum Kriminal Tentukan Status Orangtua Pembuang Bayinya, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Tentukan Status Orangtua Pembuang Bayinya, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

248
BERBAGI
Gelar pperkara ibu pembuang bayi

Zainal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Aparat kepolisian polsekta Tanjungkarang Barat, masih menunggu hasil laboratorium Jantung dan Paru dari Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) untuk menentukan status kedua orang tua bayi berinisial IMT (17) dan RYD (20) diduga membuang buah hatinya hingga tak bernyawa di aliran sungai Gg. Mawar Putih IV, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, pada Rabu 1 Agustus 2018 pagi lalu.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran menuturkan, terkait kasus dugaan orang tua yang tega buang buah hatinya, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil uji laboratorium Jantung dan Paru dari pihak Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUAM).

“Kalau tersangka belum masih proses penyelidikan, saat ini kami masih menunggu hasil lab jantung dan paru dari RSUAM. Rencananya Senin 6 Agustus 2018 besok, kita akan gelarkan perkaranya,”ujarnya kepada teraslampung.com melalui ponselnya, Minggu 5 Agustus 2018.

Hapran menuturkan, hasil uji laboratorium tersebut, untuk menentukan dan mengetahui penyebab pasti dari kematian bayi yang dibuang tersebut. Selain itu juga, untuk menetukan status kedua orang tua bayi itu apakah naik tersangka atau tidak.

“Yang jelas, kami pastikan dulu bayi ini meninggalnya saat lahir atau memang sengaja di bekap dan dibuang begitu saja oleh kedua orang tua bayi tersebut,”ungkapnya.

Dikatakannya, ibu dari bayi berinisial IMT (17) tersebut sudah dimintai keterangan, saat ini masih dalam pengawasan pihaknya dan perawatan pasca melahirkan di RSUAM. Sementara untuk ayahnya berinisial RYD (20), sedang dalam pemeriksaan dan diamankan di Polsekta Tanjungkarang Barat.

“Hasil keterangan sementara, keduanya nekat dan tega membuang buah hatinya yang baru dilahirkan itu lantaran malu dan takut ketahuan karena hasil dari hubungan gelap keduanya. Katanya bayi tak berdosa itu, sudah meninggal setelah dilahirkan,”terangnya.

Diketahui sebelumnya, Warga yang tinggal di Jalan Panglima Polim, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat digegerkan dengan penemuan sosok mayat bayi, pada Rabu 1 Agustus 2018 lalu.

Saat ditemukan, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan lengkap dengan ari-ari berada di aliran sungai di Gg. Mawar Putih, RT 002 LK III, Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), keterangan saksi-saksi dan pengembangan, Anggota Polsekta Tanjungkarang Barat berhasil mengamankan kedua orang tua yang diduga membuang bayi tersebut, yakni IMT (17), seroang pelajar SMA Bandarlampung warga Jalan Panglima Polim, dan RYD (20), buruh bangunan warga Jalan Pulau Tabuhan II, Way Halim.

Kedua orang tua bayi tersebut, diamankan aparat Polsekta Tanjungkarang Barat, pada Rabu malam 1 Agustus 2018.

Loading...