Beranda Hukum Kriminal Terdakwa Kasus Penjualan Anak Dituntut 15 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus Penjualan Anak Dituntut 15 Tahun Penjara

104
BERBAGI
Ilustrasi

TERASLAMPUNG.COM — Imam Rusda Pradana alias Noven alias Bob (21), terdakwa kasus penjualan anak (trafficking) dituntut hukuman 15 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandrawati Rezki Prastuti pada sidang di PN Tanjungkarang, Kamis, 23 Mei 2019. Terdakwa juga didenda Rp 120 juta subsidaer 1 bulan kurungan penjara.

Menurut jaksa, warga Jalan Belitung, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabum, Kota Bandarlampung itu melanggar hukum menjual anak di bawah umur untuk prostitusi sesama jenis selama lima tahun.

“Terdakwa secara sah bersalah melanggar pasal 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Perdagangan Orang. Menuntut terdakwa hukuman penjara selama 15 tahun dan denda pidana Rp120 juta subsider 1 bulan kurungan,” ujarnya usai sidang tertutup di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Rabu (22/5).

Jaksa mengungkapkan, perbuatan tedakwa berawal sekitar bulan Desember 2018. Saat itu korban yang berinisial AL sedang mengamaen dan bertemu dengan terdakwa.

Korban kemudian diajak terdakwa untuk melewati malam pergantian tahun. Pada keesokan harinya, korban bersama dengan terdakwa berboncengan menggunakan sepeda motor jalan berkeliling Kota Bandarlampung.

Lalu korban diajak terdakwa untuk menginap  di Penginapan Omah Akas di Jalan Pangeran Antasari, No.15, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandarlampung.

Untuk sewa kamar, korban dan terdakwa membayar secara patungan sebesar Rp 150 ribu dan terdakwa sebesar Rp 50 ribu.

Saat itu terdakwa meminta korban  melayani seseorang.Pada malam harinya datang Aldi (DPO) yang menggunakan jasa korban.Aldi kemudian membayar kepada korban sebesar Rp 150 ribu. Korban diberi uang sebesar Rp 50 ribu.

Menurut jaksa, terdakwa memanfaatkan korban untuk menjadi lahan bisnis sebagai jasa prostitusi sesama jenis.

HLS

Loading...