Terkait Aliran Dana kepada Wakajati Lampung, Wakil Bupati Lampung Selatan Diperiksa Kejagung

  • Bagikan
JAKARTA,
Teraslampung.com —
Wakil Bupati Lampung Selatan Eky Setyanto diperiksa oleh
penyidik internal Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Senin (3/11). Eki dipanggil
untuk dimintai keterangan ‪sebagai saksi atas kasus penyuapan terhadap mantan
wakil kepala kejaksaan tinggi (Kajati) Lampung Abdul Azis.
Eki
diminta memberikan keterangan atas penanganan perkara menggunakan surat palsu
terdakwa Meilin Asyani Wijaya, istri Wakil Bupati Lampung Selatan Dia diduga
telah memberi sejumlah uang kepada Abdul Aziz, atas kasus tersebut
Di
ruang pemeriksaan, Eki diperiksa oleh Sadari Tariga,  S.H., jaksa utama pratama pada Inspektorat 3
Kejaksaan Agung Muda Bidang Pengawasan Pusat.
Usai diperiksa, Eki mengaku tidak  ada aliran dana dari dirinya maupun dari
istrinya(Meilin Asyani Wijaya) kepada wakil kepala Kejaksaan Tinggi Lampun,
Abdul Azis.
“(Pemeriksaan)
Ini hanya mengklarifikasi tentang dugaan itu,” kata Eki.
Eki megaku, penyidik hanya mengajukan
dua pertanyaan.Menurut  Eki, selama
diperiksa jaksa, dirinya lebih banyak diajak ngobrol oleh penyidik internal
itu. Ia didampingi oleh  kuasa hukumnya Ahmad Handoko.
“Saya tegaskan tidak pernah
memberikan uang itu. Ke sini dalam rangka silaturahmi. Tidak ada aliran dana
itu,” tambah Handoko.
Diketahui,
Komisaris Utama PT Natar Perdana Abadi (NPA), Meilin Haryani Wijaya (41), istri
Wakil Bupati Lampung Selatan, Eky Setyanto.
Meilin
menjadi terdakwa terkait perkara kredit fiktif antara Bank BRI Cabang Teluk
Betung dan PT Natar Perdana Motor (NPM) senilai Rp 82 miliar.
Dia
mengaku hanya melakukan kredit Rp 46 miliar. Dalam pengadaan kredit fiktif
tersebut, Meilin diduga menyelundupkan Rp 36 miliar
Dalam
kasus tersebut, istri Wakil Bupati Lampung ini hanya mendapatkan hukuman satu
tahun penjara, dan hingga saat ini Meilin belum dibui.

Kasus
kredit fiktif tersebut sudah berlangsung sejak 2012 lalu. 

  • Bagikan