Beranda News Lingkungan Terkait Penambangan Batu Alam, Walhi Minta Pemprov Jaga Kelestarian SDA

Terkait Penambangan Batu Alam, Walhi Minta Pemprov Jaga Kelestarian SDA

460
BERBAGI
Firman Seponada

BANDARLAMPUNG, Teraslampung,com — Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Lampung meminta agar pemerintah provinsi memperhatikan dan menjaga kelestarian alam dan sumber daya alam (SDA) di provinsi Lampung, mengingat maraknya penambangan batu alam belakangan ini.

Pejabat sementara (Pjs) Direktur WALHI Lampung Firman Saponada mengatakan, untuk mengambil batu akik pasti dilakukan dengan cara ditambang walaupun digali dan meskipun dipermukaan proses pasti ditambang.

“Tapi sistem penambangannya malah lebih parah daripada menambah emas, kalau emas kan sama pasir-pasirnya diangkut tapi kalau penambangan batu akik inikan dalam radius yang sekian meter panjangnya, dipilah-pilah dan paling hanya dapat beberapa,” ungkapnya, Selasa (24/2).

Menurutnya, keadaan ini yang  merusak alam, makanya pemprov diminta untuk mengerem penambangan, dengan kebijakan-kebijakan yang bisa dilakukan seperti  adanya pajak untuk barang-barang mewah dan sebagainya,” Tapi sejauh ini belum ditemukan adanya daerah yang sudah dalam kondisi rusak yang ada, ini sudah masuk isu nasional yakni di Pulau Bacan di Kepulauan Maluku sudah dalam kondisi parah,” jelasnya.

Dia menjelaskan, di kepulauan tersebut,  dulu batuan di sana digunakan untuk tiang rumah tapi sekarang dipangkasi maka rumah penduduk jadi miring.”Inikan aktifitas penggalian jadi pasti mengubah bentang alam dan berpengaruh dengan air,” kata dia.

“Jadi kami, menyayangkan kalau penambangan dibiarkan. Penambangan boleh tapi setiap aktifitas yang berelebihan jadinya dampak negatif,” kata dia lagi.

Di sisi lain menurut  Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menambahkan, penambangan batu akik ini hanya sewajarnya saja. Lagipula beberapa batu itu diambil dari pinggiran sungai.

“Hanya mengambil batu tunggal bukan tumpukkan, ini batu koral. Dan dulu kita belum tahu masalah batu-batuan ini. Ya seperti waktu musim tanaman itu, ramai tentang tanaman air dan sebagainya sampai koleksi. Jadi musiman, cuma kalau batu ini kalau bisa jangan musiman lah,” imbuhnya.

Loading...