Terlibat Kasus Narkoba, Polres Lampura Pastikan Oknum Polisi akan Dipecat

Kapolres Lampung Utara, AKBP Eka Mulyana dan jajarannya menunjukan barang bukti kejahatan dari para tersangka yang berada di depan mereka.
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Polres Lampung Utara memastikan Ar (35), oknum anggota yang ditangkap akibat terlibat kasus penjualan narkoba mendapat sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) alias dipecat.

“Untuk oknum anggota Ar yang diduga sebagai pengedar narkoba sudah dikirimkan ke Polda Lampung. Langsung hari ini juga akan di PDTH,” tegas Kapolres AKBP Eka Mulyana dalam ungkap kasus bulan Januari di Mapolres, Jumat (2/2/2018).

Langkah tegas ini harus dilakukan karena perbuatan Ar dianggap telah memalukan institusi Polri‎ dan juga bentuk ketegasan serta komitmen Polri dalam memerangi peredaran narkoba di tengah masyarakat. Kasus narkoba yang melibatkan oknum anggota juga menjadi perhatian khusus dari Kapolda Lampung.

“Sebenarnya ada dua oknum anggota yang terlibat narkoba. Satu sebagai pengedar (Ar) dan satunya lagi sebagai pemakai (J)” terangnya.

Untuk oknum anggota yang berinisial J, Eka Mulyana menuturkan, menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak Pengadilan Negeri. Sebab, berkas kasus yang‎ melibatkan J sebentar lagi akan dilimpahkan kepada Kejaksaan.

Kendati demikian, tak menutup kemungkinan J akan bernasib sama dengan Ar jika memang mendapat vonis hukuman di luar batas waktu yang ditentukan. ‎Berdasarkan aturan yang ada, oknum anggota Polri yang tersangkut kasus pidana dapat dipecat jika vonisnya melebihi batas minimal hukuman, yakni enam bulan penjara.

“Kalau hukumannya di bawah itu yang bersang‎kutan tak akan terkena sanksi pemecatan,” urai dia.

‎Adapun kasus narkoba berikut tersangka yang terjadi dan diamankan selama bulan Januari lalu, Perwira Menengah Kepolisian ini menuturkan, jumlahnya mencapai sepuluh kasus dengan tujuh belas tersangka. Sementara barang bukti sabu yang diamankan mencapai berat 30,65 gram dan empat butir pil ineks.

“Ada juga barang bukti uang senilai Rp180.000 dan peralatan hisap serta sejumlah timbangan yang digunakan oleh tersangka ‎untuk mengemas narkoba,” katanya.

‎Di samping kasus narkoba, kasus menonjol lainnya ialah penangkapan tersangka S yang kedapatan membawa senjata api rakitan. S ditangkap karena menunjukan gelagat mencurigakan saat berpapasan dengan petugas yang sedang berpatroli di daerah Sinar Ogan, Abung Selatan, Kamis malam (1/2/2018).

“Senpi yang disita dari warga Desa Talang Baturaja‎, Abung Selatan itu lengkap dengan satu butir peluru aktif dan sebuah penutup wajah. Senjata api rakitan ini sangat mematikan dalam jarak sepuluh meter,” jelas dia.

Di tempat sama, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres, AKP Syahrial menambahkan, pemilik senjata api ini merupakan penjahat kambuhan karena sebelumnya pernah tersangkut dua kasus pencurian dengan kekerasan

‎”Tersangka S pernah terlibat kasus pencurian HP dan laptop,” katanya.