Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Tersangka Begal di Desa Sidomukti Ditembak Petugas Polres Lampura

Tersangka Begal di Desa Sidomukti Ditembak Petugas Polres Lampura

565
BERBAGI
Ilustrasi

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Wawan Adriansyah alias Mulan (20), terduga pelaku begal sepeda motor, ditembak kakinya akibat berusaha kabur saat akan ditangkap ‎di rumah neneknya di Desa Negara Ratu, Muara Sungkai, Lampung Utara, Senin (23/4/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

“Wawan merupakan terduga pelaku perampasan sepeda motor (begal,red)” kata Kasat Reskrim Polres, AKP Syahrial, Senin siang.

Bahkan, menurut Syahrial, tersangka Wawan telah beraksi sedikitnya di sepuluh lokasi berbeda. Salah satu korbannya ialah Kiki Primarani (19), warga Desa Sidomukti, Abung Timur. Kejadiannya pada 27 Februari 2018 sekira pukul 12.30 WIB.

Tersangka yang beraksi bersama rekannya yang bernama Fajri Ramadani alias Madon‎ merampas sepeda motor korban di Jalan Rawa Dondong, Desa Sidomukti.

“Salah satu tersangka menodong korban dengan pistol, sedangkan tersangka lainnya mendorong korban hingga terjatuh,” terangnya.

Setelah korban terjatuh, pelaku kemudian menendang dada korban. Saat korban meringis kesakitan itulah para pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat BE 3029 KO ‎milik korban.

Tak rela kuda besinya dibawa kabur, korban pun ‎berteriak meminta pertolongan warga. Beruntung, teriakan korban didengar oleh warga sekitar. Warga langsung mengejar para pelaku. Saat itu, tersangka Madon berikut sepeda motor korban berhasil diamankan warga.

“Tapi, Mulan berhasil kabur dan kembali berulah di Desa Sumber Agung,” tutur dia.

Di lokasi itu, pelaku merampas sepeda motor milik Misnati (45), warga Desa Sumber Agung, Abung Timur. Lokasinya berada di dalam perkebunan karet. ‎Modus yang digunakan tersangka dengan cara berpura – pura meminta minum kepada korban yang tengah berladang.

Selanjutnya, tersangka langsung menodongkan pistolnya kepada korban dan mengancam akan menembak jika korban tak menyerahkan sepeda motor Honda Revo BE 7037 PN miliknya.

Sepeda motor itu dijual pelaku seharga Rp1,8 juta.

“Tersangka mengaku sudah 10 kali merampas sepeda motor,” ‎katanya.

Loading...