Beranda Hukum Kriminal Tersangka Begal-Pembunuh Ini Pulang Saat Lebaran karena Kangen Istri

Tersangka Begal-Pembunuh Ini Pulang Saat Lebaran karena Kangen Istri

293
BERBAGI
Tersangka Aris diperiksa di kantor Polsek Telukbetung Selatan, Kamis (14/7/2016).

Zainal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Selama dalam pelariannya ke Pulau Jawa, tersangka Aris Susanto (24) tidak kuasa menahan kerinduan terhadap istrinya yang ditinggalkan pergi, karena terlibat kasus pembegalan hingga korbannya meninggal dunia. Menjelang Lebaran, Aris memutuskan untuk mudik pulang ke rumahnya di Kampung Toblok, Kelurahan Pesawahan, Telukbetung Selatan.

“Saya pulang ke rumah, karena saya kangen sama istri yang sudah satu tahun saya tinggal pergi. Baru sehari di rumah saya ditangkap polisi, karena kedatangan saya diketahui,”kata Aris, Kamis (14/7/2016).

Aris mengaku, setelah membegal bersama AC, ia mendengar kabar bahwa korban meninggal dunia. Kemudian ia pergi dan bersembunyi dirumah bibinya di Jawa Timur. Selama dalam pelarian, ia bekerja di kebun.

“Sebelumnya, saya kerjanya sebagai koki di Rumah Makan Jumbo Kakap di daerah Telukbetung,”ucapnya.

Menurutnya, baru sekali ia terlibat pembegalan sepeda motor. Ia mengaku, hal itu dilakukannya karena diajak oleh rekannya berinisial AC (masih buron).

Aris mengaku, sebelum membegal AC mengajaknya pergi menggunakan sepeda
motor. Ketika berada daerah  Gudang Agen di Jalan Ikan Kerapu, ia dan AC melihat korban Roni yang sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion sendirian.

“AC menyuruh saya memepet sepeda motor korban, lalu AC menendang korban sampai korban terjatuh dari sepeda motornya,”ungkapnya. Pada saat korban terjatuh, kata Aris, AC turun dari sepeda motor untuk mendekati korban. Sementara dirinya, berada diatas sepeda motor mengawasi situasi sekitar.

“Korban melawan dan sempat terjadi perkelahian, AC mengeluarkan pisau dan menusuk korban. Setelah itu, kami melarikan diri membawa sepeda motor korban,”terangnya.

Sepeda motor hasil rampasan, dijual dengan AC ke penadahnya di daerah Umbul Kunci, Telukbetung Barat. Aris mengaku, tidak mengetahui siapa penadah barang curian tersebut.

“Dari hasil penjualan motor curian itu, saya mendapat bagian uang sebesar Rp 1,5 juta. Uangnya, sudah habis saya pakai untuk membeli keperluan sehari-hari,”ungkapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Aris harus menahan kangen lebih lama lagi terhadap istrinya dibalik jeruji besi, tersangka dijerat Pasal 365 ayat (3) dengan ancaman hukuman pidana penjara 15 tahun.

Petugas Unit Reskrim Polsekta Telukbetung Selatan, meringkus Aris Susanto alias Kipli (24) tersangka begal yang membunuh korbannya Roni, di Jalan Ikan Kerapu Gudang Agen, Telukbetung Selatan pada Maret 2015 lalu. Polisi menangkap Aris saat pulang mudik Lebaran ke rumahnya di Jalan Ikap Kakap, Kampung Toblok, Kelurahan Pesawahan.

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah milik tersangka dan sebilah pisau.

Loading...