Beranda Headline Tersangka Ditangkap, Begini Cara Ibu dan Anak di Desa Kali Cinta Lampura...

Tersangka Ditangkap, Begini Cara Ibu dan Anak di Desa Kali Cinta Lampura Dibunuh

6717
BERBAGI
Salah satu adegan pembunuhan sadis yang diduga dilakukan oleh tersangka Marjuni‎ kepada Supriyani.

Feaby|Teraslampung.com

Kot‎abumi–Misteri siapa pembunuh Sumarijah (60) dan Supriyani (35), ibu dan anak yang ditemukan tewas bersimbah darah saat sedang memanen padi di Dusun XI, Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara, Lampung Utara, Selasa (21/3/2017) akhirnya mulai terkuak. Hal itu setelah tersangka pembunuh dua korban ditangkap polisi, belum lama ini.

Pembunuhan sadis ini diduga dilakukan oleh Marjuni, pria  yang masih satu dusun dengan kedua korban. Motif pembunuhan sendiri diperkirakan dilatarbelakangi oleh dendam. Identitas terduga pembunuh kedua ibu dan anak ini ter‎ungkap dalam rekonstruksi yang dilakukan oleh Polres Lampung Utara, Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pantauan Teraslampung.com, rekonstruksi yang terdiri dari 27 adegan ini diawali oleh keberangkatan kedua korban dari rumah menuju sawah miliknya. Sawahnya cukup jauh dari rumah mereka. Tak jauh dari lokasi para korban memanen padi atau hanya sekitar 15 meter, terduga pelaku (Marjuni) bersama istri (Sulis Lestari) dan putrinya yang berumur sekitar tiga tahun, sedang merumput di kebun singkong milik mereka.

BACA: Ibu dan Anak Dibunuh dengan Sadis Saat Memanen Padi di Sawahnya

Letak kebun singkong tersangka Marjuni berbatasan langsung dengan sawah korban Supriyani. Saat sedang merumput, Marjuni pamitan kepada istrinya untuk mengambil pepaya yang berjarak sekitar 25 meter dari tempat mereka merumput. Setelah menyerahkan pepaya kepada putrinya, Marjuni, tak lama kemudian Marjuni pergi lagi untuk buang hajat (dalam adegan 15).

Usai buang hajat, terduga pelaku bergerak menuju tempat kedua korban berada. Tanpa banyak basa – basi, terduga pelaku langsung mendorong korban Supriyani sehingga membuat korban terjatuh telungkup. Di adegan 19, korban langsung membabatkan parangnya ke belakang kepala korban.

Teriakan kesakitan Supriyani terdengar oleh ibunya (Sumarijah) yang hanya berjarak sekitar 5 meter. Sumarijah bergegas menuju lokasi pembantaian. Begitu tiba di lokasi, terduga pelaku langsung mengayunkan parangnya kembali ke arah Sumarijah. Mendapat sabetan golok seperti itu, korban langsung terkapar.

Usai rekonstruksi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres, AKP. Supriyanto Husin mengatakan, motif pembunuhan diduga kuat dilatarbelakangi oleh dendam. Tersangka diduga dendam dengan korban atau suami korban. Akibat perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup.

“Tersangka merupakan tersangka tunggal atau sendirian melakukan pembunuhan itu,” terangnya.

Sebelumnya, Sumarijah (60) dan Supriyani (35), ibu dan anak ditemukan tewas bersimbah darah saat sedang memanen padi miliknya di Dusun XI, Desa Kali Cinta, Kotabumi Utara, Lampung Utara, Selasa (21/3/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Sumarijah mengalami luka bacok di kepala bagian atas, luka sayat atau bacok di kedua pergelangan tangan hingga menyebabkan nadinya terputus. Tak hanya itu, kedua pergelangan kaki Sumarijah juga tak luput dari bacokan pelaku pembunuhan ditambah luka sayat di bagian perut.

Luka terparah dialami oleh Supriyani. Ibu satu anak itu mengalami sedikitnya lima luka bacokan di kepala bagian belakang, dan bagian depan. Kedua nadi di pergelangan tangan Supriyani juga terputus akibat luka bacok atau sayat.