Beranda Hukum Kriminal Tersangka Pembunuh Ustad Supian Ini Tiga Tahun Sembunyi di Muara Dua

Tersangka Pembunuh Ustad Supian Ini Tiga Tahun Sembunyi di Muara Dua

704
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono bersama Kasat Reskrim, Kompol Deden Heksaputra saat mengekspos tersangka Cenggeh DPO kasus pembunuhan Ustad Sopian.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tersangka Iyan Singgih alias Cenggeh (38) mengakui perbuatannya ikut terlibat dalam aksi pembegalan yang mengakibatkan tewasnya Ustad Sopian Sauri (50) tahun 2014 silam. Menurutnya, saat itu ia hanya diajak oleh temannya Kristian untuk mencari motor.

“Saat diajak sama Kristian, saya ikut aja. Karena dia (Kristian), bilangnya minta ditemani mau mencari motor. Terlibat aksi kejahatan baru kali ini saja, itupun karena diajak dengan Kristian,”ujarnya, Kamis (2/3/2017).

Kemudian, ia dan pergi mengendarai sepeda motor berboncengan bersama temannya yang lain, Rohadi alias Kepel dan Rusdi. Sedangkan Kristian dan Mukhsin pergi berboncengan mencari sepeda motor.

Saat itu, kata Cenggeh, ia dan teman-temannya yang lain melihat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bersama temannya. Lalu Kristian, Mukhsin dan Rohadi, memepet motor korban. Mereka langsung merampas motor korban, tapi korban melawan hingga mereka berkelahi.

BACA: Begal Pembunuh Ustad Supian Sauri Divonis 20 Tahun Penjara

“Mukhsin menodong korban pakai senjata api, lalu Kristian menusuk korban pakai pisau. Setelah ditusuk, korban sempat lari hingga akhirnya jatuh ke jurang,”ungkapnya.

Menurutnya, korban bukannya dibuang ke jurang, tetapi jatuh sendiri dan masuk ke dalam jurang tersebut. Selanjutnya, ia dan komplotannya langsung melarikan diri.

“Motor hasil curian yang jual mereka, saya tidak tahu menjualnya kemana. Dari hasil penjualan motor itu, saya dapat bagian uang sebesar Rp 300 ribu,”terangnya.

Mengetahui jadi buronan polisi, ia mengajak anak dan istrinya pergi meninggalkan kampung halamannya di Bergen, Tanjung Bintang Lampung Selatan. Sebelumnya, ia bersembunyi di rumah temannya di Mesuji. Setelah satu bulan kemudian, baru pergi ke Muara Dua, Sumatera Selatan.

BACA: Pulang Pengajian, Seorang Ustad Ditusuk Begal Hingga Tewas

“Selama di Muara Dua, saya bekerja sebagai petani dengan menanam pisang,”pungkasnya.

Selama hampir tiga tahun dalam pelarian jadi buronan polisi, akhirnya keberadaan Cenggeh terendus aparat kepolisian. Saat itu juga, petugas langsung memburu tersangka dan menangkap Cenggeh di Muara Dua, Sumatera Selatan, pada Rabu (1/3/2017) sore lalu.

BACA: Buron Tiga Tahun, Tersangka Pembunuh Ustad Supian Dibekuk di Sumsel

Pada saat akan ditangkap, tersangka Cenggeh melakukan perlawan. Petugas mengambil tindakan tegas, melumpuhkan tersangka dengan timah panas di kedua kakinya.