Beranda Hukum Kriminal Tersangka Pencuri Sepeda Motor Asal Lampung Timur Tewas Ditembak

Tersangka Pencuri Sepeda Motor Asal Lampung Timur Tewas Ditembak

241
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Murbani Joko Pitono

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG —Tersangka pencurian kendaaran bermotor (curanmor), Hendra (25), tewas ditembak Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung beberapa hari lalu. Selain Hendra, polisi juga menangkap rekannya Samsudin (25). Kedua tersangka merupakan warga Desa Bungkuk, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan, petugas mengambil tindakan tegas, dengan menembak kedua tersangka karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

“Tersangka bernama Hendra, tewas saat dalam perjalanan menuju rumah sakit karena kehabisan darah dan tersangka Samsudin mengalami luka tembak di kedua kakinya,”kata Murbani, Rabu (15/2/2017).

Murbani menuturkan, penangkapan kedua tersangka, bermula dari adanya razia kendaraan yang digelar oleh petugas Satuan Lalu Lintas di Jalan Sultan Agung. Kedua tersangka yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih, tiba-tiba langsung memutar arah motornya saat akan diberhentikan petugas. Lalu kedua tersangka memacu sepeda motornya, dengan kecepatan tinggi.

“Curiga dengan gelagat keduanya, petugas langsung mengejar dan melakukan pengepungan kedua terangka,”ujarnya.

Tersangka Hendra dan Samsudin bukannya menyerah, keduanya justru melakukan perlawanan dengan menabrakkan sepeda motor yang dikendaraianya ke arah petugas yang menghadangnya. Petugas mengambil tindakan tegas, melumpuhkan kedua tersangka dengan timah panas.

“Keduanya tersungkur dari sepeda motor, setelah dihadiahi timah panas. Dari kedua tersangka, petugas menyita barang bukti tiga buah kunci letter T dan satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan tersangka,”ungkapnya.

Menurutnya, sepeda motor yang digunakan kedua tersangka, ternyata barang hasil curian.

Mantan Kapolres Magelang ini mengutarakan, tersangka Hendra dan Samsudin, merupakan komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Lampung Timur, yang sudah puluhan kali mencuri motor di Bandarlampung. Saat menjalankan aksinya, keduanya berganti-ganti rekan.

“Modusnya, merusak kunci stang motor dengan kunci letter T. Target sasaran pencuriannya, mengincar sepeda motor yang diparkir di depan halaman rumah dan terparkir di pinggir jalan,”terangnya.

Dikatakannya, berdasarkan catatan kepolisian, tersangka Samsudin bersama rekannya berinisial DK mencuri sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban Ayu Kusuma Dewi, pada (27/1/2017) lalu. Pada hari yang sama, tersangka Hendra beraksi bersama rekannya berinisial IS. Keduanya mencuri sepeda motor Honda Beat milik korban Irfan Saputra di daerah Kedaton.

Setelah dua hari kemudian, kata Murbani, tersangka Samsudin dan IS, beraksi mencuri sepeda motor Honda Beat warna putih bitu milik korban Riski. Sepeda motor hasil curian tersebut, dibawa mereke ke Desa Bungkuk Lampung Timur dijual ke penadahnya berinisil HR.

“Kami masih mengembangkan kasusnya, petugas masih memburu tersangka lainnya berinisial DK dan IS serta HR sebagai penadah barang hasil curian. Ketiganya, ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),”jelasnya.