Beranda Hukum Tersangka ‘Penjagal” Siswa SMKN 2 Bandarlampung Dilimpahkan ke Kejaksaaan

Tersangka ‘Penjagal” Siswa SMKN 2 Bandarlampung Dilimpahkan ke Kejaksaaan

200
BERBAGI
Penyidik Polresta Bandarlampung melimpahkan tersangka pembunuhan Dwiki Dwi Sopian, siswa SMKN 2 Bandarlampung, ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung, Selasa (22/3).

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, melakukan pelimpahan Tahap II (tersangka dan barang bukti) ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung kasus pembunuhan Dwiki Dwi Sopian (17) pelajar SMKN 2 Bandarlampung, Selasa (22/3/2016).

Dari enam pelaku pembunuhan yang ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Satreskrim Polresta Bandarlampung baru melimpahkan tiga tersangka pembunahan berinisial KRF (17), RH (17) dan IAP (18). Ketiga tersangka, merupakan dari kategori anak di bawah umur.

BACA: Prarekonstruksi, Pelaku Peragakan 13 Adegan Eksekusi Siswa SMKN 2 Bandarlampung

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, pelimpahan berkas tersangka pembunuhan korban Dwiki tersebut, sekitar pukul 10.00 WIB dengan menyertakan tersangka dan barang bukti berupa satu unit mobil Kijang warna biru dan tiga bilah senjata tajam.

“Ketiga tersangka yang dilimpahkan itu, kategori anak di bawah umur. Berkasnya, dipecah menjadi tigas berkas,” kata Dery dia saat ditemui diruangannya, Selasa (22/3/2016).

Sementara untuk ketiga tersangka lainnya, kata Dery, akan segera dilimpahkan dengan kategori dewasa.

“Tiga tersangka lainnya belum dilimpahkan, karena masih dipersiapkan berkasnya karena terpisah. Jadi semuanya, dipecah jadi enam berkas,”ujarnya.

Dery mengutarakan, sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang untuk proses sidang, ketiga tersangka akan dilakukan penahanan selama lima hari ke depan hingga Sabtu (26/3/2016) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Lampung di Masgar, Natar, Lampung Selatan.

Menurutnya, tersangka dijerat dengan Pasal alternatif yaitu Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana sub Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan sub Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan.

“Selain itu, tersangka juga diancam dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI No.35 Tahun 2014 Jo UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,”terangnya.

Loading...