Beranda Ruwa Jurai Tanggamus Tersapu Gelombang, Dua Pengunjung di Pantai Cukuhbalak Tewas

Tersapu Gelombang, Dua Pengunjung di Pantai Cukuhbalak Tewas

452
BERBAGI
Penolong berusaha menyelamatkan nyawa dua korban setelah berhasil dievakuasi dari pantai. Foto: Rohma/Facebook

TERASLAMPUNG.COM — Syafrudin (50) dan Syaifullah (17), warga asal Dusun Nabang Sari, Desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran  tewas setelah tersapu gelombang ketika mandi di Pantai Karang Bebai Tengor, Kecamatan Cukuhbalak, Kabupaten Tanggamus, Rabu siang, 1 Januari 2020, sekitar pukul 11.30 WIB.

Ketika ayah dan anak itu terseret gelombang pantai, para pengunjung pantai dan tim taruna siaga bencana (Tagana) Tanggamus berusaha menolongnya. Ketika bisa dibawa ke pinggir pantai, para penolong sempat memberikan pertolongan darurat. Keduanya kemudian dibawa ke Puskesmas Cukuhbalak. Setelah dinyatakan meninggal, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka pada pukul 14.00 WIB.

Rohma, pengunggah sebuah video amatir tentang peristiwa nahas itu menyebutkan sebenarnya ada empat orang yang terbawa gelombang pantai saat bermain. Dari empat orang tersebut, dua di antaranya nyawanya bisa diselamatkan.

Video itu menggambarkan upaya penyelamatan yang dilakukan warga bersama tim  Tagana Tanggamus dengan meminjam tiga perahu nelayan.

Kapolsek Cukuh Balak Polres Tanggamus, Ipda Eko Nugroho, mengatakan dua warga itu berada di Pantai Dusun Penantian Pekon Tengor Cukuh Balak.

“Pantai tersebut biasa disebut Pantai Karang Bebai. Warga biasanya datang dan pergi untuk mandi di sana,” ungkap Ipda Eko Nugroho.

Ipda Eko menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 WIB, Syafrudin dan Syaifulloh mandi di pantai tersebut. Saat keduanya mandi, mereka  melihat  Rizki (8) terseret ombak ke tengah laut.

Kedua korban berusaha menyelamatkannya, namun karena korban tidak bisa berenang lalu korban terbawa arus laut ke tengah dan tenggelam.

“Rizki, berhasil diselamatkan. Namun Syafrudin dan Syaifulloh justru tersapu atau terseret ombak hingga ke tengah laut. Baru sekitar pukul 12.00 WIB korban dapat di temukan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut Ipda Eko, penyelamatan dilakukan petugas bersama Tagana serta warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mengevakuasi korban.

“Kami ucapkan terima kasih atas seluruh bantuan tim gabungan yang telah membantu evakuasi dan penyelamatan Rizki,” katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan medis, saat ini kedua korban telah diserahkan kepada keluarganya di Kedondong Pesawaran guna proses pemakaman.

“Tadi juga udah di lakukan visum oleh pihak medis hasil sementara tidak terdapat tanda kekerasan. Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.

Loading...