Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Tertutup Soal Informasi, Dinas Kesehatan Lampung Utara tak Ramah kepada Wartawan

Tertutup Soal Informasi, Dinas Kesehatan Lampung Utara tak Ramah kepada Wartawan

244
BERBAGI
Kantor Dinas Kesehatan Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Pada era keterbukaan informasi publik, ternyata masih ada lembaga yang tertutup soal informasi publik. Salah satunya adalahDinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Utara. Lembaga ini terkesan membatasi ruang gerak para kuli tinta dalam mencari informasi seputar program/kegiatan Dinkes untuk disampaikan kepada khalayak ramai.

Lembaga  yang dipimpin oleh Maya Metissa ini ‎menerapkan sistem satu pintu kepada siapa saja pencari informasi di instansi itu. Praktis dengan kebijakan ini, hanya Maya Metissa atau pejabat yang ditunjuknya yang berhak mengeluarkan pernyata‎an seputar kegiatan atau program di instansi tersebut.

Akibat kebijakan ini, ruang gerak para kuli tinta menjadi sangat terbatas dan juga menimbulkan kesan tidak cukup bersahabat. Apalagi yang bersangkutan sukar untuk ditemui dan dihubungi melalui ponselnya. Yang bersangkutan dikabarkan sering kali jarang merespon panggilan masuk meski ponselnya dalam keadaan aktif.

Pengalaman pahit ini dialami langsung oleh Teraslampung.com dan sejumlah kuli tint‎a lainnya seperti Sarnubi (Kupas Tuntas), Alex (LampungToday.com). Sejak dua hari terakhir, Maya Metissa tak berhasil ditemui.

Di hari pertama dan kedua, yang bersangkutan dikabarkan sedang sibuk dan diminta oleh bawahannya untuk kembali lagi pada pukul 14.00 WIB.‎ Begitu didatangi pada jam tersebut, yang bersangkutan malah telah pergi dari kantornya.

Tak ingin pulang dengan tangan hampa, para kuli tinta pun berusaha mendatangi Sekretaris Dinas Kesehatan, Edy Kusnady. Dengan halus, Edy menjawab tidak berani mengeluarkan pernyataan jika belum berkoordinasi dengan pimpinan.

Padahal, informasi yang diinginkan oleh para kuli tinta hanya seputar detil program/kegiatan yang kemungkinan besar dipahaminya dengan baik.‎ Kedua program itu yakni program penyediaan tenaga pendukung administrasi dan program ‎seputar program kesehatan dan dan pemberdayaan masyarakat tahun 2017 silam.

“Saya hubungi ibu Kadis (Kepala Dinas,red) dulu, kalau beliau mendelegasikan kepada saya, nanti saya akan beritahukan,” terangnya.

Meski terus didesak, yang bersangkutan tetap menolak dengan halus menjawab pertanyaan yang diajukan. Mengenai program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, ia memberitahukan bahwa itu ada bidang pelayanan kesehatan ‎yang ditangani oleh Daning Pujianti.

‎Mendapat informasi seperti itu, para kuli tinta segera bergegas menuju ruangan Daning Pujianti yang berada di lantai II. Sayangnya, yang bersangkutan juga menolak memberikan keterangan dengan alasan belum ada perintah dari pimpinannya (Maya Metissa).

“Kalau belum ada instruksi dari ibu Kadis, saya belum berani beri keterangan,” kelit dia.

Loading...