Beranda News Teras Lampura Tidak Kuorum, DPRD Lampura Batal Gelar Sidang Penyampaian KUA-PPAS 2020 Batal

Tidak Kuorum, DPRD Lampura Batal Gelar Sidang Penyampaian KUA-PPAS 2020 Batal

2025
BERBAGI
Kondisi ruang sidang paripurna yang diabadikan pada pukul 11.01 WIB.
Kondisi ruang sidang paripurna yang diabadikan pada pukul 11.01 WIB.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi– DPRD Lampung Utara akhirnya batal menggelas sidang, Senin, 5 Agustus 2019. Batalnya sidang paripurna DPRD Lampung Utara dengan agenda laporan ‎hasil pembahasan Panitia Khusus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024, Senin (5/8/2019) membuat penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 urung dilaksanakan.

Penyebab batalnya s‎idang paripurna RPJMD itu dikarenakan banyak wakil rakyat Lampung Utara yang tak hadir. Anggota DPRD yang hadir hanya berjumlah 26 orang, sedangkan kuorum sidang sendiri harus 31 orang.

Ketua DPRD Lampung Utara, Rachmat Hartono membenarkan jika batalnya sidang paripurna RPJMD berimbas langsung terhadap rencana sidang paripurna penyampaian KUA-PPAS 2020.

“(Sidang paripurna KUA-PPAS) Terpaksa batal juga karena sidang paripurna RPJMD batal dilaksanakan,” terang dia usai sidang.

Menyikapi persoalan ini, ia mengatakan, ‎pihaknya akan kembali menjadwalkan ulang sidang paripurna dengan agenda laporan hasil Pansus RPJMD melalui Badan Musyawarah (Banmus) dalam waktu dekat.

“Akan dijadwalkan ulang kembali sidang paripurna tersebut,” katanya.

‎Sebelumnya, ‎untuk kali kesekian, sidang paripurna ‎DPRD Lampung Utara, Senin (5/8/2019) kembali molor dari jadwal. Penyebabnya tak lain karena jumlah wakil rakyat yang hadir tak juga kuorum.

Sidang paripurna dengan agenda laporan hasil pembahasan Panitia Kerja Khusus tentang rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2019-2024 sedianya dimulai pada pukul 09.00 WIB. Namun, hingga pukul 11.30 WIB, jumlah anggota masih tidak kuorum.

“Jumlah anggota DPRD yang hadir baru 25 orang. Masih kurang 31 lagi untuk kuorum,” terang salah satu pegawai DPRD yang bertugas mengurusi absensi.

Wakil Bupati Budi Utomo dan Penjabat Sekretaris Kabupaten, Sofyan bersama perwakilan dari unsur pimpinan daerah serta pejabat teras Pemkab Lampung Utara yang telah lama tiba terpaksa menunggu tanpa kepastian sidang paripurna akan dimulai.

Loading...