Beranda Virus Corona Tidak Terdeteksi Idap Corona, Istri Pasien Positif Virus Corona di Lampung Meninggal...

Tidak Terdeteksi Idap Corona, Istri Pasien Positif Virus Corona di Lampung Meninggal di RSUAM

366
BERBAGI
Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana

TERASLAMPUNG.COM — Sejak Rabu siang (8/4/2020) sejumlah media online di Lampung menerbitkan berita spekulatif tentang meninggalnya seorang pasien positif virus corona yang dirawat di RSU Abdul Moeloek (RSUAM) Bandarlampung.

Berita yang bersumber dari petugas medis RSUAM itu menyebutkan pasien dengan inisial L dan berjenis kelamin perempuan itu meninggal pada Rabu pagi.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Lampung yang juga juru bicara Covid-19 Provinsi Lampung, Reihana, menjelaskan bahwa pasien yang meninggal di RSUAM Bandarlampung hari ini bukan termasuk pasien positif corona.

Menurut Reihana, wanita 59 tahun tersebut sebelumnya sudah dua kali berobat jalan di sebuah rumah sakit swasta di Bandarlampung.

“Pada Selasa, 7 April 2020, pukul 08.00 WIB mengeluh sesak napas, lalu  berobat di RSUAM. Pada Selasa malam  masuk ruang isolasi RSUAM. Ia punya penyakit penyerta gula darah tinggi. Pada Rabu pagi pukul 07.00 WIB  kesadaran menurun dan pada pukul 10.58 WIB meninggal dunia,” kata Reihana.

Reihana mengaku pasien tersebut belum bisa disimpulkan sebagai pasien positif virus corona.

“Kami belum bisa dikatakan pasien covid-19. Masih harus menunggu hasil swab dari laboratorium di Palembang, empat hari lagi,” katanya.

Menurut Reihana, LN adalah istri pasien positif virus corona nomor 13 di Lampung. Pasien nomor 13 sampah hari ini masih dirawat di RSUAM Abdul Moeloek.

“Ibu yang meninggal tadi pagi dan anaknya serta anggota keluarga lain sudah di-tracing, dengan rapid test. Hasilnya negatif. Itu dilakukan sejak suaminya dinyatakan positif mengidap virus corona. Sejak itu istri dan keluarga lain pasien nomor 13 diharuskan melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Reihana mengatakan, meskipun istri pasien nomor 13 tidak atau belum dinyatakan positif virus corona, tetapi proses pemulasaraan jenazahnya dilakukan seperti pemulasaraan jenazah pasien Covid-19.

Loading...