Tiga Bulan, Polresta Bandarlampung Ungkap 58 Kasus Narkoba

  • Bagikan

Sebagian Besar Pelaku Berprofesi Buruh

 Zaenal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Sejak April hingga Juni 2014, Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung berhasil mengungkap 58 kasus narkotika jenis sabu-sabu, ganja, dan ekstasi. Dari 52 kasus tersebut, polisi mengamankan 94 orang tersangka; sebanyak 30 berperan sebagai pengedar dan kurir, sementara 4 orang lainnya sebagai pengguna.

Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung, Kompol Sunaryoto, mengatakan sebagian besar pelaku kasus narkoba tersebut berprofesi sebagai buruh (78 orang), delapan orang wiraswasta, lima orang pelajar, satu orang mahasiswa dan dua orang PNS.

“Total barang bukti yang berhasil diamankan, sebanyak 751,419 gram ganja, 40,63 gram sabu-sabu dan 17 butir pil ekstasi. Semua barang bukti narkotika yang berhasil diamankan, sudah diserahkan ke pihak BNN. ” kata Sunaryoto saat ditemui diruangannya, Kamis (3/7) sore.

Sunaryoto menjelaskan, pada April 2014 terungkap 13 kasus dengan  18 tersangka. Barang buktinya berupaganja seberat 89,4 gram, sabu-sabu 6,2 gram dan satu butir pil ekstasi.

Pada Mei 2014 terungkap 21 kasus dan 29 tersangka dengan barang bukti yang diamankan, ganja seberat 8,899, 689 gram, sabu-sabu 13,87 gram dan 16 butir pil ekstasi. Pada Juni ada 24 kasus dan 47 tersangka dengan barang bukti ang diamankan, ganja seberat 653,12 gram, dan sabu-sabu seberat 20,56 gram.

“Para tersangka sebagian sudah ada yang dilimpahkan ke kejaksaan dan ada juga yang belum dilimpahkan karena sedang dalam proses penyelidikan dan pengembangan. Dari beberapa kasus yang terungkap, pelaku yang berhasil tertangkap ini rata-rata adalah sebagai pengedar atau penggunanya saja,” jelas dia.

Mantan Kapolsek Tanjungan, Lampung Selatan ini menambahkan, pada tiga bulan sebelumnya, Januari Hingga Maret 2014, pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 57 kasus narkoba dari 74 orang tersangka.

Sebanyak 58 tersangka bekerja sebagai buruh serabutan, 13 tersangka pelajar dan tiga orang tersangka bekerja sebagai PNS. Tersangka sebangai pengedar ini, ada 52 tersangka dan 22 orang lainnya sebagai pengguna.

Barang bukti yang diamankan adalah  ganja seberat 115,11 gram, sabu-sabu seberat 234,05 gram dan 2951 butir pil ekstasi. Perinciannya: pada Januari terungkap 18 kasus dan 21 tersangka dengan jumlah barang bukti ganja 11,43 gram, sabu-sabu 34,83 gram dan ekstasi 50 butir.

Pada Febuari 2014 ada 17 kasus dan 24 tersangka dengan barang bukti ganja 103,68 gram, sabu-sabu 18,3 gram. Sedangkan pada Maret 2014 terungkap 22 kasus dan 29 orang tersangka dengan barang bukti ganja 126,19 gram, sabu-sabu 180,92 gram, dan ekstasi 2.901 butir,” tandasnya.

  • Bagikan