Beranda Hukum Kriminal Tiga Buron Begal Dibekuk Polisi saat akan Beraksi di Jalan Lintas Tengah...

Tiga Buron Begal Dibekuk Polisi saat akan Beraksi di Jalan Lintas Tengah Sumatera

49
BERBAGI
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKA Haryo Agung Cahyono saat gelar ekspos tiga buronan begal yang kerap beraksi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) wilayah Lampung.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah meringkus tiga buronan (DPO) spesialis pelaku begal atau pencurian dengan kekerasan (curas), pada Minggu (24/7/2016) lalu. Polisi menangkap ketiga tersangka, saat akan beraksi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) di wilayah Lampung Tengah.

Ketiga tersangka yang ditangkap adalah, Ros Setiawan (19) warga Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nyunyai; Angga Saputra (26) dan Heriyadi (28) keduanya warga Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Harto Agung Cahyono, mengatakan ketiga tersangka yang ditangkap merupakan buronan (DPO) spesialis pelaku begal sejak delapan bulan terakhir. Ketiga tersangka kerap melakukan aksi pembegalan di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) antara Way Pangubuan dan Terusan Nyunyai.

“Petugas menangkap ketiganya  saat ketiganyaa akan melakukan aksi pembegalan di wilayah tersebut,”kata Harto, Senin (25/7/2016).

Dikatakannya, pada saat akan dilakukan penangkapan, petugas terpaksa melumpuhkan dua dari tiga tersangka dengan timah panas di kakinya. Itu dilakukan polisi karena keduanya berusaha melarikan diri dan melakukan perlawan aktif kepada petugas.

Dari penangkapan ketiga tersangka, kata Harto, disita barang bukti dua unit sepeda motor Yamaha Vega ZR dan satu unit sepeda motor Yamaha RX King dan kunci letter T.

“Saat beraksi, mereka melakukannya dengan kelompoknya masing-masing. Ada yang berjumlah tiga orang, ada juga empat orang,”ujarnya.

Harto mengutarakan, modusnya, mereka mengincar motor korban saat berada di tempat sepi, lalu memepet motor korban dan menodongkan senjata tajam. Bahkan para tersangka ini, tidak segan-segan untuk melukai korbannya jika melawan.

“Beroperasinya, saat menjelang maghrib dan malam hari. Ketiga tersangka yang ditangkap ini, perannya sebgai eksekutor,”terangnya.

Menurutnya, kasus ini masih dilakukan pengembangan, karena disinyalir masih ada beberapa TKP lain yang dilakukan para tersangka.