Tiga Film Dokumenter Sineas Lampung Diputar di Ajang SAE 2016 di Yogya

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Tiga film dokumenter Lampungk akan diputar di ajang Saburai Art Exhbition 2016, di Loop Station Yogyakarta, Minggu, 4 Desember 2016.

Saburai Art Exhibition 2016 merupakan acara yang digagas oleh Komunitas Kesenian Para Pelajar dan Mahasiswa Kota Metro (Kompel Komet) di Yogyakarta. Kali ini, SAE mengusung tema “The Proud of Tapis Land”.

Tiga film dokumenter karya anak-anak Lampung yang bakal diputar adalah  Tapis Dandan Sai Tutugan yang mengangkat dokumenter tapis Lampung dengan sutradara Wisnu Wijaya, Irwan Wahyudi (DOP), dan Arman AZ ( Skenario).

Film kedua berjudul Risalah Van Der Tuuk (1824-1849) yang disutradarai Irwan Wahyudi, Arman AZ (Skenario) dan Juperta Panji Utama (Produser).

Ketiga, Subardjo, sebuah film dokumenter yang mengangkat sosok pelukis Lampung Subardjo (almarhum). Film yang diproduksi Lampung Peduli dan Rumah Seni Lampung ini disutradarai Irwan Wahyudi dan skenarionya ditulis cerpenis Arman AZ.

SAE 2016 merupakan ajang kreativitas anak muda Lampung di tanah Jawa (Yogyakarta) terhadap kerinduan, kepedulian, media kultural, identitas dan kecintaan akan Lampung.

Arman AZ menyambut baik dan memberika apresiasi kegiatan pemutaran film dokumenter yang digagas komunitas pelajar dan mahasiswa asal Lampung.

“Saya mengapresiasi dan menyambut baik kreatifitas teman- teman Komel, turut mengangkat Lampung di kancah nasional,” ungkap Arman AZ kepada teraslampung.com, Senin (28/11/2016).

Arman berharap melalalui kegiatan ini, dapat memotivasi teman- temab dan mahasiswa di luar Lampung, untuk ikut peduli dan mempromosikan Lampung dalam hal seni dan budaya ke kancah nasional.

Anang AS

  • Bagikan