Beranda Pendidikan Tiga Menteri Sepakati Guru PNS Bisa Mengajar di Sekolah Swasta

Tiga Menteri Sepakati Guru PNS Bisa Mengajar di Sekolah Swasta

188
BERBAGI
Guru mengajar (ilustrasi/dok)
JAKARTA, Teraslampung,com – Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar, dan Menteri
Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin telah menandatangani Peraturan Menteri
Bersama tentang Penugasan Guru berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di
Sekolah Swasta. Peraturan Menteri Bersama ini memungkinkan  para guru PNS kini dapat bertugas di sekolah
swasta atau membantu sekolah-sekolah swasta yang masih kekurangan tenaga
pendidik.
“Pemerintah
dapat membantu tenaga pendidik yang ada di sekolah swasta yang masih kekurangan
tenaga pendidik,” kata Mendikbud M. Nuh saat penandatangan Peraturan Menteri
Bersama, di kantor Kemdikbud, Jakarta, Jumat (25/7) sore.
Menurut
Mendikbud, sejak ditandatanganinya peraturan bersama ini, maka pelaksanaan
pengimplementasiannya dapat segera dilaksanakan merujuk pada petunjuk teknis
sebagai pedoman pelaksanaannya.
Ia
menyebutkan, petunjuk teknis tersebut akan menjelaskan cara sekolah meminta
bantuan guru PNS, sekolah swasta seperti apa yang diperkenankan atau yang akan
dibantu disediakan guru PNS.
Mendikbud
menjelaskan,  Peraturan Menteri Bersama ini merupakan respon pemerintah
terhadap dinamika yang ada di daerah. Dinamika tersebut misalnya ada guru yang
mulanya melamar kerja di sekolah swasta, begitu ada pengumuman penerimaan CPNS,
guru tersebut mendaftarkan diri. Setelah tes CPNS, ternyata guru tersebut
diterima menjadi CPNS.
“Diterimanya
menjadi CPNS ini bisa menjadi persoalan karena sudah lama mengajar di sekolah
tersebut, tetapi harus meninggalkan sekolah itu,” papar M. Nuh seraya
menyebutkan, dengan adanya Peraturan Menteri Bersama ini, maka guru tersebut
dapat melanjutkan di sekolahnya.
“Ini
juga merupakan hadiah Lebaran untuk sekolah-sekolah swasta, dan juga sebagai
hadiah bagi guru PNS yang dapat mengabdikan diri mengajar tidak hanya di
sekolah negeri tetapi juga dapat mengabdi di sekolah swasta,” ujar Mendikbud.
Menurut
Mendikbud, kekurangan guru tidak hanya dihitung dari jumlah guru negeri, tetapi
juga guru swasta. Ia menyebutkan, pemerintah dapat memberikan bantuan guru
kepada sekolah negeri dan swasta, untuk menghindari penumpukan guru-guru di
sekolah negeri, padahal di sekolah swasta ada yang kekurangan guru

Loading...