Tiga Orang Tewas Terseret Ombak Pantai Krui

  • Bagikan
Pantai Krui terkenal dengan ombaknya yang besar karena berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

TERASLAMPUNG.COM —  Tiga orang tewas karena terseret gelombang di laut di Pekon (Desa) Mandirisejati, Kecamatan Krui Selatan dan di Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu (1/1/2017).

Warga yang tewas adalah Yani (23), warga Kecamatan Kebun Tebu, Lampung Barat; Alpiati (21), warga Kecamatan Sumberjaya, Lampung Barat; dan Nurcahyo (16), warga Padang Cahya, Kabupaten Lampung Barat,

Mayat keduanya ditemukan ditemukan Minggu petang dan langsung dibawa ke Puskesmas Krui. Pada Minggu malam jenazah Yani dan Alpiati dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan.

Selain tiga korban meninggal pada Minggu (1/12/2016), masih ada dua korban lain yang hingga  Minggu masih dalam pencarian. Mereka adalah Arif dan Firman, warga Sumberjaya.

Ahmad Kosim, paman Arif dan Firman, berharap kedua keponakannya segera bisa ditemukan dalam kondisi selamat.

Menurut Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol Ferianda Eka Putra melalui Panitrestkrim Iptu Ono Karyono, ada enam korban yang terseret ombak di di Pekon Mandirisejati.

“Dua orang selamat, dua orang meninggal dunia (Yani dan Alpiati), dan dua orang (Arif dan Firman) masih dalam pencarian petugas,” katanya.

Pantai Krui selama ini memang terkenal dengan ombaknya yang ganas. Hal itu karena pantai tersebut berbatasan langsung dengan laut lepas, yakni Samudera Hindia.

  • Bagikan