Beranda News Covid-19 Tiga Pegawai Apotek di Bandarlampung Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Kata Satgas Lampung

Tiga Pegawai Apotek di Bandarlampung Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Kata Satgas Lampung

363
BERBAGI
Ilustrasi virus corona

TERASLAMPUNG.COM — Tiga pegawai sebuah apotek di Bandarlampung dikabarkan terkonfirmasi Covid-19, Kamis (10/9/2020).

Kabar yang beredar di media sosial itu awalnya hanya untuk kalangan internal apotek. Dalam surat internal itu disebutkan nama jelas tiga karyawan yang terpapar Covid-19.

Dalam surat internal itu disebutkan bahwa “kesehatan pelanggan & karyawan merupakan hal utama bagi kami”.

“Sebagai bentuk partisipasi bersama dalam mencegah penyebaran covid19 di Indonesia, Apotek R*** memutusan untuk menutup sementara Apotek mulai tgl 10 September 2020 sampai dengan batas waktu yg belum ditentukan,” bunyi pengumuman tersebut.

Terkait hal itu,  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana, mengaku  belum mendapatkan laporan mengenai kasus tersebut.

“(Saya) sudah baru dapat informasinya, tetapi  belum ada laporannya (terkonfirmasi Covid-19),” kata Reihana.

Pada Kamis petang Reihana merilis penambahan 21 kasus baru Covid-19 di Lampung. Saat menjelaskan penambahan 21 pasien baru tersebut Reihana tidak menyebutkan identitas pasien.

Dari 21 pasien baru tersebut, 12 di antaranya warga Bandarlampung.

Mereka adalah:

-Pasien nomor497, 498, 499, dan 500 adalah warga Bandarlampung.Mereka hasil tracing pasien nomor 401. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

-Pasien nomor 501, 502, 503 adalah warga Bandarlampung. Mereka hasil tracing pasien 392. Ketiganya sedang menjani isolasi mandiri.

-Pasien nomor 504 dan 505 adalah warga Bandarlampung. Mereka hasil tracing pasien nomor 425. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri.

-Pasien 506, perempuan, 14 tahun, warga Bandarlampung. Ia hasil tracing pasien nomor 453. Saat ini ia menjalani isolasi mandiri.

-Pasien nomor 507, perempuan, 25 tahun, warga Bandarlampung. Ia hasil tracing pasien nomor 350. Saat ini menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Bandarlampung.

-Pasien nomor 508, perempuan, 63 tahun, warga Bandarlampung. Ia memiliki riwayat baru saja kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Kepulauan Riau.Saat ini menjalani isolasi di rumah sakit pemerintah di Lampung.