Beranda News Nusantara Tiga Penari Erotis Menangis Histeris saat Dijebloskan ke dalam Sel

Tiga Penari Erotis Menangis Histeris saat Dijebloskan ke dalam Sel

392
BERBAGI
Penyidik Reskrim Polres Barelang melakukan pemeriksaan terhadap tiga penari erotis dalam kasus pornoaksi di Dataran Engku Putri, Batam Centre. (Foto: Kokorimba/Batamnews)
Penyidik Reskrim Polres Barelang melakukan pemeriksaan terhadap tiga penari erotis dalam kasus pornoaksi di Dataran Engku Putri, Batam Centre. (Foto: Kokorimba/Batamnews)

TERASLAMPUNG.COM — Tiga penari erotis yang menjadi tersangka aksi pornoaksi di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau, menangis histeris saat dibawa ke sel tahanan Polresta Barelang dengan status tersangka, Selasa (17/4/2018).

Polres Barelang menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, termasuk panitia kegiatan.

Penyidik Unit V Polres Barelang merampungkan berita acara pemeriksaan (BAP) ketiga penari yang bekerja di Morena Pub tersebut

Mereka pun dijebloskan ke sel, Selasa (17/4/2018) pukul 03.00 dini hari bersama dengan H dan A pengurus ormas PMR.

“Semalam hingga pukul 03.00 pagi berita acara pemeriksaan siap dibuat, ketiga penari tersebut langsung kita jebloskan ke sel tahanan di Polres dan mereka meraung raung histeris karena syok,” ujar seorang penyidik kepada batamnews.co.id, Selasa (17/4/2018)

Ketiganya dijerat pasal 34 Undang Undang Pornografi No 44 Tahun 2008 dengan ancaman 10 tahun penjara.

Sebelumnya, sebuah atraksi para penari erotis di Dataran Engku Putri Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, pada Sabtu malam, 15 April 2018, membuat heboh warga Batam karena mereka  berpenampilan seronok.

Ketiganya juga menari meliuk-liuk dan berpakaian minim. Mereka menari di sebuah mobil dengan keluaran terbaru saat ini.

Tidak diketahui pasti apa agenda acara tarian erotis tersebut. Namun yang pasti sejumlah warga menyayangkan aksi tersebut berada di sekitar gedung pemerintahan serta tempat yang biasanya digunakan untuk MTQ.

Polisi bertindak tegas setelah Wali Kota Batam H.M. Rudi melaporkan aksi tarian erotis ormas di Dataran Engku Putri Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau itu kepada  Rudi mengaku sudah melaporkan terkait kegiatan itu ke polisi.

TL/batamnews.co.id