Beranda Pendidikan Tiga Penulis Buku Anak Nasional Berbagi Inspirasi di Ruang Baca Rimba Bulan

Tiga Penulis Buku Anak Nasional Berbagi Inspirasi di Ruang Baca Rimba Bulan

198
BERBAGI
Hendrizal M.E., Sry Eka Handayani, dan Wulan Mulya Pratiwi
Hendrizal M.E., Sry Eka Handayani, dan Wulan Mulya Pratiwi

TERASLAMPUNG.COM –- Tiga Penulis Buku Anak Nasional yang juga Pegiat Literasi Indonesia asal Sumatra Barat, Wulan Mulya Pratiwi, Hendrizal M.E., dan Sry Eka Handayani, akan tampil berbicara dalam kegiatan Diskusi Inspirasi yang digelar Ruang Baca Rimba Bulan, Padang Panjang, Sabtu (20/7), mendatang.

Diskusi yang dipandu Novelis Muhammad Subhan itu, diprakarsai Forum Pegiat Literasi (FPL) Kota Padang Panjang bersama Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dan didukung sejumlah komunitas literasi di Sumatra Barat.

Pegiat Ruang Baca Rimba Bulan, Sepriyadi, di Padang Panjang, Jumat (28/6), mengatakan, ketiga narasumber telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dan berbagi inspirasi di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang berada di Kelurahan Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang itu.

“Diskusi ini juga akan diramaikan oleh kalangan guru, pelajar dan mahasiswa se-Sumatra Barat, khususnya mereka yang menyukai karya-karya bernuansa anak,” kata Sepriyadi.

Diskusi Inspirasi itu sendiri bertajuk “Selami Dunia Anak Berenang di Dunia Kata”. Ketiga narasumber, papar Sepriadi, masing-masing akan berbicara kiat menulis buku anak, baik cerpen, dongeng, maupun puisi serta cara mengelola komunitas literasi berbasis anak-anak.

“Ruang Baca Rimba Bulan komunitas literasi yang menginspirasi, dan saya senang diundang ke acara ini,” ungkap Wulan Mulya Pratiwi, Penulis 30-an buku anak-anak asal Pasaman Barat yang buku-bukunya terbit di penerbit-penerbit kelompok Gramedia.

Sementara Alvin Nur Akbar yang juga Pegiat Ruang Baca Rimba Bulan yang saat ini sedang mengikuti Program Residensi Pegiat Literasi Nasional Kemendikbud RI di Banten mengajak orang tua dan guru untuk meramaikan acara itu.

“Acara ini gratis, tidak dipungut biaya, dan tentu juga ilmunya sangat bermanfaat,” ujar Alvin, pemuda bertalenta yang juga sedang mempersiapkan diri mengikuti Program Pemuda Pelopor Tahun 2019.

Di ranah kepenulisan dan literasi Tanah Air, nama Wulan Mulya Pratiwi, Hendrizal M.E., dan Sry Eka Handayani sudah tidak asing lagi. Mereka aktif menulis buku, mengikuti kegiatan-kegiatan literasi tingkat Nasional serta menjadi pembicara di banyak forum.

Wulan Mulya Pratiwi lahir di Padang, 8 Februari. Ia alumni Bidan Pendidik Poltekkes Kemenkes RI Padang dan Pendiri Komunitas Menulis Wonderland Family, dan menulis lebih dari 30 buku tunggal dan karya bersama. Bersama komunitasnya, ia aktif mengadakan training-training kepenulisan, baik secara online maupun offline.

Hendrizal M.E., lahir di Taratak Pauh, 4 November 1982, seorang guru dan fokus menulis buku-buku puisi anak. Alumni Universitas Negeri Padang ini, pernah memenangkan Lomba Naskah Cerita Anak Kemendikbud RI pada tahun 2018 untuk buku puisinya berjudul Selimut Kabut. Karya-karyanya lebih dari 11 buku.

Sementara Sry Eka Handayani, lahir di Bukittinggi, 10 September 1984, seorang guru Sekolah Dasar, penulis dan pegiat literasi pendiri Rumah Baca Anak Nagari, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Ia memenangkan banyak perlombaan kepenulisan dan sering diundang sebagai pembicara di berbagai kegiatan literasi, baik di sekolah maupun di komunitas-komunitas. Ia menulis lebih dari 30 buku tunggal dan karya bersama.

RL/Nur Halimah

Loading...