Beranda Hukum Kriminal Tiga Remaja Penodong dan Penusuk Sopir Truk di Jalintim Dibekuk

Tiga Remaja Penodong dan Penusuk Sopir Truk di Jalintim Dibekuk

665
BERBAGI
Tiga remaja pelaku penodongan disertai kekerasan sopir truk di jalintim, diamankan Tim Tekab 308 Polsek Penengahan, Lampung Selatan.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsek Penengahan dan Polres Lampung Selatan meringkus tiga remaja penodong sopir truk di Jalan Lintas Timur (Jalintim) ruas Ketapang, pada Kamis (20/7/2017) malam. Satu orang pelaku, masih berstatus pelajar SMK. Polisi menangkap para pelaku, saat berada di rumahnya masing-masing.

Ketiga pelaku yang ditangkap adalah, Panji Kurniawan (20) dan Dedi Permadi (19), keduanya warga Dusun Harapan, Desa Sumur, kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Sedangkan satu orang pelaku berinisial FH (19), masih berstatus pelajar SMK.

Penangkapan para pelaku tersebut, berdasarkan laporan No. LP/B-890/VII/2017/LPG/LAMSEL/PENENGAHAN tanggal 18 Juli 2017.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Rizal Effendi mengatakan, penangkapan tiga remaja pelaku penodongan dan kekerasan terhadap korban sopir truk Eko Sugeng (47), warga Kota Gajah, Lampung Tengah bersama kernetnya Syahroni (22), setelah petugas mendapatkan laporan dari keluarga korban.

“Keluarga korban, melaporkan kejadian penodongan yang mengakibatkan Eko mengalami luka tusukan di dada kiri ke Mapolsek Penengahan,”ujarnya, Jumat (21/7/2017).

Berdasarkan laporan tersebut, kata Rizal, petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Dari hasil penyelidikan, didapati ciri-ciri para pelaku penodongan tersebut. Petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku, satu orang pelaku masih berstatus pelajar SMK dan menyita beberapa barang bukti.

“Barang bukti yang kami sita, sebilah celurit dan dua buah obeng yang sudah dibuat pelaku menjadi senjata tajam. Obeng tersebut, yang dipakai pelaku untuk menusuk Eko,”paparnya.

Menurutnya, saat ini ketiga pelaku penodongan tersebut, diamankan di Mapolsek Penengahan.

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Metro ini mengutarakan, peristiwa penodongan tersebut, berawal saat korban Eko (sopir) bersama Syahroni (kernet) yang mengendarai truk colt diesel melintas dari arah Bakauheni menuju kearah Rajabasa dalam perjalanan pulang ke rumahnya di daerah Kotagajah, pada Selasa (18/7/201) dinihari lalu.

“Saat keduanya melintas di Jalintim tanjakan Gunung Pancong, Ketapang, truk yang dikemudikan korban dihadang para pelaku yang membawa senjata tajam celurit,”ungkapnya.

Para pelaku tersebut, lanjut Rizal, melompat dan langsung naik ke pintu sopir. Mereka (pelaku) menodong sopir dengan senjata tajam, karena korban melawan pelaku langsung menusuk sopir dengan senjata tajam dan tepat mengenai dada sebelah kiri korban.

“Setelah berhasil melukai korban dan merampas uang sebesar Rp 300 ribu serta ponsel Nokia milik korban. Para pelaku, langsung kabur mengendarai sepeda motor,”terangnya.

Dikatakannya, korban yang saat itu mengalami luka tusukan di dada kiri, melanjutkan perjalanannya pulang ke rumahnya di daerah Kota Gajah dan dilakukan perawatan medis di Rumah Sakit setempat. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Kasusnya masih kami kembangkan, untuk mengungkap adanya TKP lain. Saat ini, petugas masih memburu satu orang pelaku lainnya,”pungkasnya.