Beranda Hukum Kriminal Tiga Tersangka Pembunuh di Arena Organ Tunggal di Desa Taman Agung Lamsel...

Tiga Tersangka Pembunuh di Arena Organ Tunggal di Desa Taman Agung Lamsel Dibekuk Polisi

857
BERBAGI
Tersangka pengeroyokan hingga korban tewas di arena organ tunggal di Lampung Selatan: Musa (55) , Dedi Irawan (19), dan ,Uwan (23) .

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Lampung Selatan meringkus tiga tersangka pengeroyokan Rendi Hayatulloh (23) hingga tewas di arena organ tunggal di Desa Taman Agung, Jumat malam lalu (12/5/2017).

Ketiga tersangka yang ditangkap tersebut adalah Mus (55), DI (19) —  keduanya warga Dusun Jembat Besi, Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan — dan Uw (23), warga Dusun Rejosari, Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan, AKP Rizal Effendi saat dikonfirmasi Teraslampung.com mengatakan ketiga tersangka pengeroyokan yang mengakibatkan emuda warga Desa Tajimalela, Kalianda tersebut tewas ditangkap di rumahnya masing-masing, pada Sabtu (13/5/2017) siang taklama setelah kejadian.

“Musa, Dedi dan Uwan mengeroyok Rudi hingga meninggal dunia di acara hiburan organ tunggal di Desa Taman Agung,”ujarnya kepada teraslampung.com, Selasa (16/5/2017) malam.

Menurutnya, saat ini ketiga tersangka tersebut, masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh petugas.

Dalam kasus tersebut, kata Rizal, selain ketiga tersangka masih ada dua tersangka lainnya, berinisial Ag dan Wa yang masih dalam pencarian petugas. Kedua tersangka yang masih buron tersebut, disinyalir sebagai pelaku utama penusukan dan pembacokan hingga korban Rudi tewas.

“Tersangka Ag dan Wa, saat ini masih dalam pengejaran petugas. Keduanya sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),”ungkapnya.

Dikatakannya, motif  pengeroyokan tersebut hingga korban tewas dengan luka tusukan, pihaknya belum dapat menjelaskannya.

“Karena dua pelaku utama penusukan, Ag dan Wa tersebut belum tertangkap. Kami masih melakukan penyidikan untuk mengetahui motif penusukan hingga korban tewas,”jelasnya.

Diketahui, Rendi Hayatulloh (23), warga Desa Tajimalela, Kalianda tewas setelah dikeroyok beberapa pria dan ditusuk menggunakan senjata tajam saat menonton acara hiburan organ tunggal di Desa Taman Agung, Kalianda, pada Jumat (12/5/2017) malam lalu sekitar pukul 23.30 WIB.

Akibat dari kejadian itu, korban mengalami luka tusukan senjata tajam dibagian dada dan leher serta luka hantaman benda tumpul di kepalanya. Korban sempat dilarikan oleh warga setempat ke Rumah Sakit Bob Bazar, untuk diberikan perawatan medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Sebelum terjadinya pengroyokan dan berujung penusukan hingga korban tewas, sempat terjadi perselisihan antara korban dan para pelaku di acara hiburan organ tunggal tersebut. Namun belum diketahui secara pasti, perselisihan yang terjadi antara korban dan para pelaku.

Loading...