Tiga Tersangka Perampok, Pemerkosa, dan Pembunuh Siswi SMK Muhammadiyah Kotabumi Diringkus Polisi

  • Bagikan
Tiga pelaku perampokan, pemerkosaan, dan pembunuhan sadis terhadap Vina Lindia (17) diperiksa di Polres Lampung Utara, Selasa (10/5).
Tiga pelaku perampokan, pemerkosaan, dan pembunuhan sadis terhadap Vina Lindia (17) diperiksa di Polres Lampung Utara, Selasa (10/5).

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–‎Vina Lindia, remaja yang ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Batanghari, di Dusun Ulak Durian, Desa Bandar Agung, Kotabumi Ilir, Lampung Utara, ternyata merupakan korban perampokan, pemerkosaan, disertai pembunuhan tiga pemuda.

BACA: Mayat Remaja Berseragam Pramuka Ditemukan Mengapung di Sungai Batanghari Lampung Utara

Para pelaku pemerkosaan dan pembunuhan keji tersebut kini telah mendekam di jeruji besi Polres Lampung Utara. Mereka ditangkap hanya dalam kurun waktu empat jam setelah mayat Vina ditemukan. Ketiga pelaku itu yakni Dedi Wijaya (28) warga pasar pagi Kotabumi, Budiyono (24) dan Ari Purnomo (29), warga Kelurahan Sindang Sari, Kotabumi.

Menurut Kasat Reskrim Ajun Komisaris Supriyanto, pembunuhan keji ini berawal dari keinginan salah satu pelaku yang mau menguasai Handphone dan uang korban. Namun, niat itu kemudian berkembang menjadi saat pemerkosaan dan pembunuhan saat melihat korban tergolek lemah tak berdaya.

Terungkapnya kasus pembunuhan keji ini bermula dari kejelian pihak Polres yang curiga dengan keterangan Ari. Setelah diperiksa secara intensif akhirnya diketahui jika Ari terlibat dalam pembunuhan ini.

“Ari sempat menanyakan keberadaan korban kepada seorang saksi. Dari keterangan saksi itu, Ari langsung kita mintai keterangan dan terbukti dia terlibat sehingga langsung kami tahan,” kata Supriyanto kepada awak media, Selasa (10/5/2016).

Hasil pengembangan berdasarkan keterangan Ari, ternyata pembunuhan ini juga melibatkan kedua rekan Ari. Kedua pelaku diamankan di rumah masing-masing. Namun, baik Ari maupun kedua rekannya terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kaki mereka karena berusaha kabur.‎

“Barang bukti yang diamankan pakaian korban, HP, serta kayu yang dipergunakan para pelaku. Mereka akan dijerat menggunakan pasal 365 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” tegas dia.

BACA: Para Pelaku Perkosa dan Bunuh Siswi SMK Muhammadiyah Kotabumi Saat Korban Pingsan

Sesosok mayat perempuan ditemukan mengambang di aliran Sungai Batang Hari, di Dusun Ulak Durian, Desa Bandar Agung, Kotabumi Ilir, Kotabumi, Lampung Utara, Senin (9/5/2016) sekitar pukul10:10 WIB. Belakangan korban yang saat ditemukan masih mengenakan seragam sekolah pramuka tersebut bernama Vina Lindia (17) warga LK III, Kelurahan Sindang Sari, Kotabumi. Korban memang telah dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak tiga hari yang lalu.

Korban adalah pelajar SMK Muhammadiyah Kotabumi, Lampung Utara.

  • Bagikan