Beranda Hukum Kriminal Tim Anti Bandit Ringkus Dua DPO Spesialis Pencuri “Dump Truck” Lintas Kabupaten

Tim Anti Bandit Ringkus Dua DPO Spesialis Pencuri “Dump Truck” Lintas Kabupaten

372
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya (baju kotak bergaris biru) saat mengintrogasi kedua DPO Spesialis pencuri Dump truk antar lintas kabupaten

BANDARLAMPUNG-Tim anti bandit Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, meringkus dua DPO spesialis pencuri dump truck dan truk tronton. Kedua pelaku  yang ditangkap, Miswan alias Wawan (38) warga Merbau Mataram, Lampung Selatan dan Hasan (38) warga Kelurahan Kelapa Tiga Permai, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung. Polisi menangkap kedua pelaku dirumahnya masing-masing,  pada Sabtu (11/7).

Kasat Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan, penangkapan tersangka Wawan dan Hasan kedua DPO spesialis pencuri dump truck dan tronton merupakan hasil pengembangan dan penyelidikan dari tersangka sebelumnya, Nurifki (27) warga Surabaya, Jawa Timur yang ditangkap aparat Unit Reskrim Polsekta Panjang, Rabu (29/4) lalu di Jalan Soekarno Hatta (Baruna), Panjang.

“Wawan dan Hasan, merupakan DPO yang sudah lama kami incar. Saat ditangkap tersangka Wawan dalam kondisi mabuk, setelah di tes urine hasilnya positif menggunakan narkoba. komplotan Wawan Cs sudah lebih dari lima kali melakukan aksi pencurian dump truck dan truk tronton di wilayah Kota Bandarlampung dan Kabupaten lainnya,”kata Dery kepada wartawan, Minggu (12/7).

Dery menuturkan, komplotan para tersangka terakhir beraksi Rabu (29/4/2015) diwilayah Panjang, Bandarlampung dengan sasaran satu unit dump truk. Dari catatan kepolisian, Aksi pencurian Wawan CS, dilakukan sejak tahun 2012 lalu. Selain di Kota Bandarlampung, Wawan Cs sudah beraksi di empat Kabupaten lain, wilayah Natar, Lampung Selatan, Kota Metro, Tulangbawang dan Mesuji.

Dari tiga Kabupaten, Metro, Tulangbawang dan Mesuji komplotan Wawan berhasil mencuri masing-masing satu unit kendaraan truk. Sementara di wilayah Natar, Lampung Selatan Wawan Cs berhasil mencuri lima unit kendaraan truk.

“Untuk di Kota Bandarlampung ada tiga TKP, yakni wilayah Panjang dan Telukbetung Selatan. Truk-truk hasil curian dari beberapa lokasi TKP itu, dibawa para tersangka ke Pulau Jawa dan wilayah sumatera untuk dijual dengan harga bervariasi Rp 70 juta hingga Rp 90 Juta,”ujarnya.

Modus pencurian Wawan Cs, Dery menjelaskan, mereka mengincar truk yang sedang terparkir di pinggir jalan. Sebelum beraksi, komplotan Wawan berkeliling untuk mencari sasaran menggunakan sepeda motor. Saat melihat truk yang diparkir di pinggir jalan dan situasinya sepi, Wawan Cs langsung berkasi dengan merusak kunci pintu mobil truk menggunakan kunci letter T dan obeng.

“Ketika beraksi mereka berbagi peran, Wawan yang mengeksekusi kendaraan menggunakan kunci letter T dan obeng. Nurifki yang sudah ditangkap sebelumnya, mengawasi keadaan sekitar dan Hasan yang menjual truk hasil curian,”terangnya.

Pasal yang disangkakan untuk menjerat tersangka, Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Loading...