Tim Dosen PIK Unila Bantu Warga Desa Kunjir Pulihkan Terumbu Karang yang Rusak Akibat Tsunami

Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, LAMPUNG SELATAN — Dosen Jurusan Perikanan dan Kelautan (PIK), Fakultas Pertanian (FP) Universitas Lampung (Unila) melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Kunjir, Rajabasa, Kalianda, Lampung Selatan, Senin (24/10/2022).

Kegiatan bertema “Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang menggunakan Media Beton di Perairan Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan” ini diketuai oleh Anma Hari Kusuma, S.I.K., M.Si.

Desa Kunjir merupakan salah desa yang tekena dampak tsunami Selat Sunda akibat  erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa tahun lalu. Peristiwa tsunami yang terjai tidak hanya memakan korban jiwa namun merusak ekosistem terumbu karang di desa ini.

Pokdarwis Bina Remaja, yang diketuai oleh Bapak Nasrul Musa merupakan jetua kelompok yang aktif dalam konservasi sumber daya laut dan pemanfatan wisata bahari berkelanjutan.

“Provinsi Lampung merupakan salah satu market dari gempa bumi dan tsunami mengingat posisi dan struktur geologinya dekat dengan Gunung Anak Karakatau dan lempeng sesa,” kata Anma Hari Kusuma.

Menurut Anma Hari Kusuma, ekosistem terumbu karang merupakan suatu ekosistem khas wilayah tropis. Selain memiliki produktivitas dan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, terumbu karang merupakan tempat mencari makan (feeding ground), memijah (spawning ground) dan pembesaran serta pengasuhan (nursery ground).

Berbagai jenis sumber daya ikan yang hidup di wilayah terumbu karang yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Selaih merupakan suatu ekosistem unik di perairan tropis dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi namun sangat rentan terhadap degradasi.

“Tsunami yang terjadi di Selat Sunda menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan mengakibatkan kerusakan ekosistem terumbu karang di Desa Kunjir. Karang di perairan ini menjadi terangkat ke permukaan air, terdampar di pantai dan mati,” kata dia

Terumbu karang yang sudah dalam kondisi rusak parah membutuhkan waktu yang lama untuk dapat kembali pulih karena laju pemulihan kondisi terumbu karang sangatlah lambat sehingga diperlukan adanya intervensi rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi ekosistem terumbu karang.

Kegitan pengabdian kepada masyarakat rehabilitasi terumbu karang di Desa Kunjir.
“Transplantasi karang merupakan teknik penanaman karang baru dengan menggunakan metode fragmentasi dengan benih karang yang diambil dari indukan koloni karang tertentu. Transplantasi terumbu karang diharapkan dapat mempercepat regenerasi terumbu karang yang telah rusak serta dapat membangun daerah terumbu karang baru. Salah satu upaya rehabilitasi terumbu karang yang telah dilakukan di Indonesia antara lain dengan menggunakan modul beton” katanya.

Substrat beton dipilih sebagai salah satu media yang cocok untuk pertumbuhan rekrutmen karang dan pemulihan ekosistem terumbu karang karena permukaannya yang kasar dan keras.

Keunggulan metode ini selain tingkat keberhasilan rekrutment karang yang tinggi juga cocok pada daerah yang terumbu karangnya sudah rusak dan di lokasi-lokasi pariwisata bawah air sehingga dapat dijadikan sebagai objek yang menarik untuk dilihat saat menyelam dan snorkling, Desa Kunjir merupakan salah satu desa binaan Universitas Lampung.

Kunci keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang melalui transplantasi karang adalah pemilihan lokasi, jenis karang yang ditransplantasi, kesiapan masyarakat pengelola, dan kualitas perairan.

Melalui program ini diharapkan dapat membuka wawasan bagi masyarakat setempat akan pentingnnya rehabilitasi karang melalui transplantasi karang dalam upaya menjaga eksosistem terumbu karang yang berkelanjutan.