Tim Ekspedisi Kapsul Waktu Tiba di Kantor Gubernur

Bagikan/Suka/Tweet:



BANDARLAMPUNG, Teraslampung.com– Tim Ekspedidi Kapsul Nusantara emenghadiri Malam Gelar Budaya di Pasar Seni Enggal, Jumat malam (15/10).  Mereka menyaksikan aneka pergelaran seni dalam acara ‘Malam Gelar Budaya Ekspedisi Kapsul Waktu 2085 Provinsi Lampung”.

Acara dibuka dengan penampilan dua belas penari yang membawakan Tari Muli Lamban Wayang. Tarian ini menggambarkan ungkapan keagungan, kelembutan, dan keramahtamahan muli atau gadis Lampung. Selain itu tampil juga tujuh bocah perempuan tergabung dalam G Box Kids yang membawakan tarian modern. Para bocah itu tampak lincah menggerakkan tubuh mungilnya mengikuti irama musik yang ngebeat.

Ada juga sastra lisan Lampung, pembacaan puisi oleh Rarai Masae, penampilan monolog dari Teater Satu Lampung dan Stand Up Comedy. Tak ketinggalan juga penampilan Komunitas Raggae Lampung, Tari Kontemporer, tari tradisional, dan lain-lain.

Selanjutnya pada Tim Ekspedisi Kapsul Waktu yang diprakarsai Presiden Joko Widodo menginjakkan kaki di Kantor Gubernur Lampung, Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB (16/10).

Tim tiba diiringi oleh Paskibra dan puluhan motor gede (moge). Tim diterima oleh Kasat Pol PP, Karo Organisasi Sena Adiwitarta serta Kabag Humas Heriyansyah.

Setelah menginap di Kantor Gubernur, Tim Ekspedisi Kapsul Waktu pada Jumat (16/10) di Balai Keratun Kantor Gubernur dilaksanakan upacara penerimaan Ekspediei Kapsul Waktu dari Tim Pusat kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

Pada acara tersebut dilakukan penandatanganan naskah/mimpi anak anak Lampung oleh Gubernur Lampung. Selanjutnya Kapsul Waktu akan dilepas menuju Provinsi Banten via darat.

Ekspedisi Kapsul Waktu adalah kegiatan kerja secara gotong-royong berskala nasional antara Panitia Nasional Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka, yang dikoordinasikan oleh Nick Nurrachman dan Jay Wijayanto. Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah

Kapsul Waktu yang berisi surat bertuliskan mimpi dan harapan anak-anak se-Indonesia, rencananya akan dijadikan sebuah monumen yang akan didirikan di Merauke, Papua. Rencananya, kapsul waktu tersebut akan dibuka kembali pada 70 tahun mendatang, yaitu pada tahun 2085.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 3 kendaraan roda empat akan berkeliling menuju 34 provinsi seluruh Indonesia, dimulai dari Sabang sampai Merauke. Salah satu kendaraan membawa sebuah tabung berbentuk kapsul berukuran lebih kurang 50 sentimeter. Kapsul tersebut nantinya akan diisi surat-surat yang bertuliskan mimpi dan harapan anak-anak Indonesia, yang ingin dicapai di masa depan.

Setiap provinsi akan merumuskan berbagai harapan menjadi satu lembar surat. Sesuai jadwal, kapsul waktu akan tiba di Merauke, Papua, pada 21 Desember 2015. Ekspedisi ini melibatkan 40 panitia utama, dan sejumlah perwakilan panitia di masing-masing daerah. Pemberangkatan secara resmi dilepas oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.