Beranda Hukum Tim Gabungan Polda Lampung Intensifkan Operasi Antik di Tempat Hiburan Malam

Tim Gabungan Polda Lampung Intensifkan Operasi Antik di Tempat Hiburan Malam

403
BERBAGI
Razia Operasi Antik Tim Gabungan Polda Lampung saat memeriksa para pengunjung Diskotek CS di Hotel Novotel, Kamis dinihari (27/4/2017),

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Sabhara dan Brimob Polda Lampung sebanyak 136 personel, menggelar Operasi Anti narkotika (Antik) 2017 dengan target sasaran pengguna dan pengedar narkoba di tempat hiburan malam, Kamis dinihari (27/4/2017).

Operasi Antik tersebut, digelar secara serentak di seluruh kabupaten dam kota di Lampung selama 14 hari ke depan, dimulai sejak 27 April 2017 hingga 10 Mei 2017.

Pantauan teraslampung.com, sekitar pukul 00.30 WIB, tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba, Sabhra dan Brimob Polda Lampung sebanyak 136 personel bersenjata lengkap melaksanakan Apel malam di Mapolda Lampung untuk melaksanakan razia di tempat hiburan malam.

Usai melaksanakan Apel malam Kamis dinihari (27/4/2017) sekitar pukul 01.30 WIB, tim gabungan langsung menuju ke tempat hiburan malam Center Stage (CS) Hotel Novotel yang sudah menjadi target sasaran operasi.

Ketika sampainya di lokasi, lampu yang ada di ruangan CS sebelumnya mati, langsung dinyalakan petugas. Begitu juga dengan dentuman musik remix yang dimainkan oleh sang DJ (Disc Jockey), langsung dihentikan sementara. Para pengunjung yang ada di ruangan itu, terkejut melihat kedatangan tim gabungan Polda Lampung.

Suasana di Diskotek CS Hotel Novotel, Kamis dinijari (27/4/2017).

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Abrar Tunta Lanai yang memimpin rombongan razia dengan didampingi Wakil Direktur Reserse Narkoba, AKBP Wika Hardianto langsung memberikan arahkan dan mensosialisasikan bahayanya narkoba dihadapan para pengunjung diskotik CS tersebut.

Selanjutnya, para pengunjung harus dilakukan tes urine. Dari hasil tes urine yang dilakukan tersebut, ada tiga orang pengunjung diskotik yang positif mengkonsumsi narkoba. Ketiga pengunjung itu adalah, Indah vera putri (20), warga Kedaton; Rudi (28), warga Kemiling dan Arif Akbar Utama (22), warga Palembang, Sumatera Selatan.

Selanjutnya, ketiga orang tersebut dibawa petugas ke Mapolda Lampung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas tidak hanya melakukan tes urine dan pemeriksaan tubuh saja, anjing pelacak yang dibawa petugas dalam razia itu, langsung menyisiri seluruh ruangan diskotik mencari adanya dugaan barang terlarang yang disembunyikan.

Tak terkecuali, ruangan istirahat DJ (Disc Jockey) yang memainkan musik pun tak luput dari pemeriksaan. Dari hasil penyisiran, petugas menemukan satu butir pil ekstasi yang disimpan didalam kotak rokok. Namun, belum diketahui pemilik pil ekstasi tersebut.