Beranda Budaya Pentas Tim Kesenian Lamsel Meriahkan FKY 2015

Tim Kesenian Lamsel Meriahkan FKY 2015

196
BERBAGI

Iwan J Sastra/Teraslampung.com

Para penari Lampung Selatan menampilkan Tari Sigeh Penguten dalam Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke- XXVII Tahun 1015, di Taman Kuliner Condongcatur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (3/9) malam.

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan,melaluI Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparbud) kabupaten setempat, turut ambil bagian memeriahkan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke- XXVII Tahun 2015, di Taman Kuliner Condongcatur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (3/9) malam.

Dalam acara itu, disparbud Lamsel menampilkan kesenian daerah Lampung seperti tari sigeh penguten, tari kreasi, gambus tunggal, rapak rebana dan kelompok musik perkusi yang ditampilkan oleh mahasiswa dan mahasiswo asal Lampung Selatan yang tergabung dalan Tim Kesenian Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Disparbud Lamsel Fauziah Arief, SH, mewakili Penjabat (Pj) Bupati Lamsel H. Kherlani, SE, MM mengatakan, keikutsertaan Kabupaten Lampung Selatan dalam ajang festival kesenian yogyakarta ke- XXVII tahun 2015 ini, atas undangan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Tim kesenian kita (Lamsel, red) dalam ajang festival kesenian ini, menyuguhkan dua tarian daerah Lampung yakni sigeh penguten dan tari kreasi. Selain itu, juga mementaskan kelompok seni perkusi, gambus tunggal, dan repak rebana,” ujar Fauziah, kepada Teraslampung.com, melalui sambungan telepon, tadi malam.

Dia menuturkan, festival kesenian yogyakarta yang mengusung tema “Dandan” ini berlangsung selama 18 hari yang dimulai sejak 19 Agustus hingga 5 September 2015.

“Alhamdulillah tim kesenian Lamsel mampu menyuguhkan pertunjukkan seni secara maksimal saat tampil di atas pentas, dengan disaksikan oleh ribuan penonton,” jelasnya.

Dikatakannya, dengan ikutsertanya tim kesenian Lamsel dalam meramaikan acara festival kesenian yogyakarta ini, diharapkan mampu menjadi bahan pembelajaran para generasi muda, khusus nya bagi mahasiswa/i asal Lampung Selatan yang tinggal di Kota Solo dan Yogyakarta, untuk memahami seni dan budaya milik daerah lain.

“Setidaknya acara ini dapat memberikan kesempatan kepada generasi muda Lampung Selatan untuk bisa tampil di luar daerah, sekaligus menambah wawasan tentang seni dan budaya milik daerah lain,” katanya.

Loading...