Beranda Teras Berita Tim Kuasa Hukum KPU Minta MK Tolak Gugatan Prabowo-Hatta Rajasa

Tim Kuasa Hukum KPU Minta MK Tolak Gugatan Prabowo-Hatta Rajasa

180
BERBAGI

JAKARTA, Teraslampung.com Tim hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta Mahkamah Konstitusi menolak berkas permohonan perkara yang disampaikan oleh tim hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pasalnya, menurut tim hukum KPU, berkas tersebut tidak diuraikan secara jelas.

“Kami memohon kepada mahkamah agar tidak menerima gugatan pemohon,” kata anggota tim hukum KPU, Ali Nurdin, di dalam persidangan yang berlangsung di MK Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2014).

Selain berkas tidak lengkap, kata Ali, tim hukum Prabowo-Hatta juga menambah materi baru atau di luar nasihat yang disampaikan oleh hakim konstitusi dalam sidang perdana.

Sebelumnya, kuasa hukum KPU, Adnan Buyung Nasution juga menyatakan keberatan terhadap tambahan perbaikan dari pemohon (tim Prabowo) yang ternyata berisi materi-materi baru, bukan tambahan alakadarnya. Adnan menilai tambahan materi baru di luar nasihat hakim MK pada sidang perdana lalu, tidak hanya mempersulit, tetapi juga tidak adil bagi pihak KPU.

Sidang kedua perselisihan hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 di MK dengan agenda mendengarkan jawaban termohon, pihak terkait, dan Bawaslu itu dimulai sekitar jam 09.00 WIB. Langkah hukum ke MK diajukan oleh tim hukum Prabowo-Hatta yang tidak puas dengan hasil Pilpres. Mereka menilai pilpres penuh kecurangan sehingga merugikan pasangan capres-cawapres nomor urut satu.

Dalam sidang sebelumnya, Senin (6/8) capres nomor urut 1 Prabowo Subianto lebih banyak curhat ketimbang mengungkapkan bukti-bukti kecurangan. Dalam sidang perdana tersebut Prabowo menyebut Indonesia lebih fasis dibanding negara seperti Korea Utara. Perbandingan itu dilakukan Prabowo karena di beberapa TPS didapati suara nol untuk pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.

Loading...