Tim Penilai Lomba Desa Kunjungi Desa Dwi Karya Mustika

  • Bagikan
Ketua Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Lampung didampingi Wakil Bupati mengunjungi stand kerajinan.
Ketua Tim Penilai Lomba Desa Provinsi Lampung didampingi Wakil Bupati mengunjungi stand kerajinan.

TERASLAMPUNG.COM, MESUJI — Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung mengunjungi Desa Dwi Karya Mustika, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Selasa (21/04/2015).

Tim penilai yang diketuai Eka Wahyu Widodo, S.Pt. disambut dan diterima oleh Wakil Bupati Mesuji, H. Ismail Ishak, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Mesuji Hj. Elviana Khamami, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Drs. Indra Kusuma Wijaya, MM, Camat Mesuji Timur, Pariman,SP, serta jajaran pejabat struktural di lingkup Pemkab Mesuji.

Wakil Bupati Mesuji, H. Ismail Ishak dalam sambutannya berharap Kabupaten Mesuji yang diwakili Desa Dwi Karya Mustika dapat meraih yang terbaik, walaupun itu semua merupakan wewenang dan diserahkan sepenuhnya kepada tim penilai untuk menentukannya. Penilaian Lomba Desa ini, pada hakekatnya merupakan suatu usaha untuk mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan desa.

“Atas segala upaya dan usaha yang sudah dilakukan dalam menghadapi Lomba Desa tahun ini, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam rangka suksesnya Penilaian Lomba Desa ini, saya yakin akan mampu meraih prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Mesuji,” terangnya.

Dirinya berharap dalam penyelenggaraan Lomba Desa ini jangan hanya dimaknai sebagai acara seremonial saja, namun merupakan kondisi riil yang ada di desa, bukan hanya saat menghadapi Penilaian Lomba Desa.

“Saya minta kepada seluruh Kepala SKPD terkait dan Camat, agar melakukan pembinaan secara berkesinambungan, baik fisik maupun administratif terhadap desa-desa yang ada di Kabupaten Mesuji, sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. Jadi, setiap ada perlombaan, sudah tidak memerlukan persiapan yang banyak untuk menghadapinya,” ujarnya.

Adapun pada pelaksanaan tahun ini di tingkat provinsi, penilaian dilakukan pada berbagai bidang. Tidak hanya lomba desa, penilaian juga dilakukan pada lomba Peningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS), Gerakan Sayang Ibu (GSI), dan Bina Keluarga Balita (BKB).

  • Bagikan