Beranda News Bandarlampung Tingkatkan Kebersamaan, Silahisabungan Lampung Gelar Pesta Ulang Tahun

Tingkatkan Kebersamaan, Silahisabungan Lampung Gelar Pesta Ulang Tahun

179
BERBAGI
Naposo (Pemuda) Silahisabungan sedang Manortor di Gedung Sinarta, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Minggu, 26/8/2018. Tortor Naposo tersebut dalam rangka Pesta Partangiangan Pomparan (Keturunan) Raja Silahisabungan se-Bandar Lampung dan sekitarnya
Naposo (Pemuda) Silahisabungan sedang Manortor di Gedung Sinarta, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Minggu, 26/8/2018. Tortor Naposo tersebut dalam rangka Pesta Partangiangan Pomparan (Keturunan) Raja Silahisabungan se-Bandar Lampung dan sekitarnya.

TERASLAMPUNG.COM –Pesta Partangiangan (Ucapan Syukur) Pomparan (Keturunan) Raja Silahisabungan se-Bandarlampung dan sekitarnya berlangsung meriah, Minggu, 26/8/2018. Acara yang dihelat di Gedung Sinarta, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung, itu diwarnai Tortor dan lelang.

Ketua Panitia Pesta,  Laikmen Sipayung, mengatakan dalam Tortor tersebut, para keturunan Raja Silahisabungan memberikan sawer. Nantinya, saweran masuk kas punguan (perkumpulan) Raja Silahisabungan. Pun demikian dengan hasil lelang.

“Hasil Tortor dan lelang akan dipakai untuk biaya pesta. Bila ada sisa, maka masuk kas dan digunakan untuk keperluan organisasi. Jadi, selain mempererat silaturahmi, acara ini juga mencari dana secara swadaya,” katanya.

Pesta adat itu diisi dengan Tortor dari masing-masing marga keturunan Raja Silahisabungan, pemuda, dan anak- anak. Pesta juga mengumpulkan dana sebagai kegiatan sosial pengurus untuk memperhatikan anggota yang sedang mengalami suka maupun dukacita. Sehingga, semua anggota selalu dalam pantauan dan mendapat perhatian dari perkumpulan.

Menurut Laikmen Sipayung, pesta tersebut bertujuan untuk lebih meningkatkan lagi kebersamaan dan persatuan sesama keturunan Raja Silahisabungan.

“Juga sebagai upaya memperkenalkan asal usul leluhur dan keluarga besar keturunan Raja Silahisabungan kepada generasi muda keturunan Raja Silahisabungan di Lampung,” kata Laikmen Sipayung.

Mantan Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandar Lampung itu mengatakan, Pesta Ulang Tahun Punguan Raja Silahisabungan diperkirakan dihadiri 800 orang. Mereka terdiri dari anggota marga-marga keturunan Raja Silahisabungan dan pengurus Punguan Silahisabungan se-Provinsi Lampung.

“Harapan kami, ewat kegiatan ini terbangun kebersamaan, persatuan, dan saling mengenal satu sama lain sesama keturunan Raja Silahisabungan. Tak kalah penting juga bahwa dengan kegiatan ini kami ingin melestariakan budaya dengan memperkenalkan dan melibatkan partisipasi dari pemuda keturunan Raja Silahisabungan,” ujar Laikmen.

Menurut Laikmen, Punguan Pomparan Raja Silahisabungan merupakan salah satu kelompok persatuan marga-marga Batak yang merupakan keturunan dari Raja Silahisabungan. Kelompok marga itu berasal dari Silalahi Nabolak di Sumatra Utara.

“Hingga kini, keturunan Raja Silahisabungan terdiri dari delapan kelompok besar marga, yaitu Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Dabariba Raja, Debang Raja, Batu Raja, Tambun Raja. Masing masing kelompok marga tersebut memiliki lagi marga-marga yang menjadi keturunannya,” katanya.