Beranda News Pusiban Tinjau Bandara Radin Inten II, Gubernur Ridho Ingin Ada Sentuhan Nuansa Lampung

Tinjau Bandara Radin Inten II, Gubernur Ridho Ingin Ada Sentuhan Nuansa Lampung

289
BERBAGI
Gubernur Ridho meninjau Bandara Radin Inten II, 22 Februari 2017 lalu.

TERASLAMPUNG.COM  — Gubernur Lampung Ridho Ficardo berharap bangunan Bandara Inten II di Branti, Lampung Selatan, ada nuansa warna lokal Lampung di beberapa fasilitasnya. Hal itu diungkapkan Gubernur ketika meninjau Bandara Radin Inten II pada Senin (20/02/2017) sore.

Ridho Ficardo langsung memasuki bandara dan melihat-lihat situasi dan fasilitas yang ada di bandara. Melihat banyaknya ruang yang bisa dimanfaatkan provinsi, Ridho Ficardo meminta agar ruang bandara terasa dengan nuansa Lampung.

“Kita buat orang yang akan pergi dan yang datang melalui bandara Radin Inten II, merasakan betul bandara ini adalah pintu gerbang Lampung. Kita akan anggarkan desain interior supaya berasa nuansa Lampung yang berkelas,”katanya.

Menurut Gubernur, sentuhan ornamen yang bisa digunakan seperti foto objek wisata, hasil bumi, dan ornamen-ornamen bernuansa Lampung lainnya.

Gubernur mengatakan pada  masa awal dirinya menjabat banyak audiensi dan diskusi, dan salah satunya adalah dengan manajemen Changi Airport.

“Mereka menunjukkan data penumpang asal Lampung yang ternyata marketable. Mereka meminta ada penerbangan langsung Lampung-Singapura. Saat bicara bandara internasional ada dua hal yang menjadi pertanyaan. Apakah ada penumpangnya dan apakah bandara tujuan menerima penerbangan kita. Apalagi Singapura termasuk bandara sibuk. Namun justru mereka yang meminta ada penerbangan langsung,” kata Gubernur.

“Lalu kita koordinasi dengan kementerian untuk menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Karena ini kerja kita bersama. Memang benar bandara ini di bawah wewenang kementerian, namun kita harus banyak berbuat untuk kebutuhan masyarakat Lampung juga,” Gubernur menambahkan.

Gubernur mengatakan, melihat keseriusan kita, Menteri Perhubungan saat itu mulai sama-sama serius. Dan mulailah kita Pemprov memberikan rancangan awal.

“Saya simpel saja. Yang saya mau adalah bandara Lampung segera menjadi bandara Internasional, menjadi embarkasi haji, dan tidak kalah kualitasnya dengan provinsi lain,” ujarnua.

Gubernur  mengingatkan,  setelah bandara ini setelah diperbaiki pun diperkirakan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat pertumbuhan penumpang, sekitar 3-4 tahun kedepan akan dilakukan perluasan lagi.

“Yang kita kejar adalah jumlah wisatawan dan investasi yang sinergis dengan pembangunan kita. Bandar udara sebagai bagian dari konektivitas ekonomi harus mempunyai daya tampung yang cukup,”katanya.