Beranda News Kesehatan Tips Mencegah Kanker

Tips Mencegah Kanker

265
BERBAGI
Dokter Handrawan Nadesul

Oleh: dr. Handrawan Nadesul

Sel kanker terbentuk bila tubuh terpapar radikal bebas selain bahan carcinogenic yang kita peroleh dari apa yang dimakan diminum dipakai dan dihidu dari udara. Maka seberapa bisa jauhkan semua itu.

Kanker juga terbentuk kalau kekebalan, atau sistem imun tubuh lemah. Maka sampai kapan pun tubuh perlu tetap prima sistem kekebalannya. Untuk itu perlu menu harian yang lengkap setiap hari, termasuk kecukupan protein. Protein nabati harus lebih banyak dari protein hewani. Termasuk telur sekurangnya satu sehari. Dengan kuningnya.

Hidup perlu lebih menyehatkan. Benar menu hariannya, cukup jeda dan tidur, serta tetap beraktivitas. Tujuannya badan tak henti bergerak supaya asupan oksigen memadai. Kurang bergerak, napas lebih pendek dan dangkal. maka perlu kegiatan olah napas, selain rutin bergerak badan supaya tubuh tidak kekurangan oksigen. Bila tubuh kecukupan oksigen sel kanker susah berkembang. Sebaliknya kanker akan merajalela kalau tubuh kekurangan oksigen.

 

Sel kanker suka sekali akan gula. Maka musuh orang sekarang sebetulnya bukan lagi asupan lemak, terlebih asupan gula. Seberapa bisa batasi gula pasir, atau tukar dengan madu kalau bukan dengan gula jawa.

Sel kanker tumbuh subur bila tubuh bersifat asam. Itu terjadi bila asupan konsumsi daging berlebihan, atau kencing manis berkomplikasi. Maka menu bistik itu sesungguhnya menu yang tidak cocok untuk kodrat tubuh manusia (“Tiger Diet”). Komposisi menu harian yang diminta tubuh kita tigaperlima karbohidrat, perotein 25 persen, dan selebihnya lemak. Kalau menu harian terjaga komposisinya seperti itu atau tergolong diet seimbang, atau balance diet, maka tubuh akan sehat.

Untuk sehat tubuh tidak hanya duduk berdiam diri, perlu bergerak, karena kodrat tubuh senantiasa bergerak. Jalan kaki tergopoh-gopoh satu-satunya cara berolahraga paling baik (“brisk walking” seturut J.A Cooper penggagas Aerobics). Lakukan jalan kaki 6 kali seminggu 50 menit, berikan jeda sehari untuk pemulihan tubuh.

Hindarkan stres, karena stres melemahkan kekebalan juga. Ada kaitan stres, termasuk berpikir negatif, dengki, iri hati, depresi, dengan kanker, karena stres menunrukan kekebalan tubuh. Hiduplah riang gembira, dan cerdas menatalaksana stres. Caranya bersikap lekas bersyukur, dan ekspektasi dalam hidup tidaklah muluk-muluk. Hanya bila itu sikap hidup kita, maka indeks kebahagiaan kita akan tinggi. Kalau kita bahagia, maka hidup terasa sejahtera dan sel kanker jadi merana.

Hal lain agar hidup terasa sejahtera bila hormon “kebahagiaan” yakni endorphin meningkat dalam darah. Endorphin meningkat dalam darah bila kita rutin berolahraga, banyak tertawa, dan rutin beraktivitas seks. Andai sedang malas seks, silakan tertawa saja, hasilnya akan sama: endorphin meningkat juga.

Selain itu jauhkan matahari siang hari, hindari semua food additive pengawet pewarna pemanis penyedap penggaring kimiawi, selain tidak memilih kosmetik sembarangan. Termasuk tidak olahraga berlebihan sehingga overtraining. Overtraining membuat tubuh kebanjiran radikal bebas juga.

Jadi, tidak sulit amat mencegah kanker. Terlebih perlu bagi mereka yang punya bibit kanker dari ayah atau ibu atau keduanya selain punya saudara kandung yang kanker. Mereka perlu ekstra lebih mewaspadai semua yang saya utarakan di atas, termasuk memilih menu alami, bukan menu olahan, dan jauhkan pilihan sumber makanan disimpan lama, serta bahan makanan tergolong GMO (genetic modified organism), semua sayur dan buah rekayasa genetik.

Salam sehat.