Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara TMMD di Lampung Utara, Kodim-Kejari Berikan Penyuluhan Hukum

TMMD di Lampung Utara, Kodim-Kejari Berikan Penyuluhan Hukum

169
BERBAGI
Suasana penyuluhan hukum dalam TMMD ke-105 di Lampung Utar
Suasana penyuluhan hukum dalam TMMD ke-105 di Lampung Utar

Feaby Handana |Teraslampung.com

Sungkai Tengah–‎Kodim 0412 Lampung Utara menggandeng pihak Kejaksaan Negeri untuk memberikan penyuluhan hukum dalam kegiatan nonfisik TNI Manungggal Membangun Desa (TMMD) Ke- 105 di aula Desa Batu Nangkop, Sungkai Tengah, Senin malam (29/7/19).

Warga yang hadir memanfaatkan dengan baik kegiatan ini dengan mengajukan pelbagai pertanyaan seputar hukum yang sedang mereka hadapi. Pertanyaan itu di antara persoalan hutang piutang, perselingkuhan penyalahgunaan narkoba, pencurian serta tata cara pengadaan tanah untuk alun-alun Desa (lapangan desa).

“Kami ingin mempertanyakan seputar rencana, pengadaan tanah berikut tata cara pembelian tanah yang lokasinya dekat dengan jalan yang sedang dibangun oleh TMMD,” terang Kepala Desa Batu Nangkop, Edi Waluyo‎ saat mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaa.

Pihaknya ingin mendapat masukan dan penjelasan supaya tidak terjerat permasalahan hukum di kemudian hari jika merealisasikan rencana itu. Sebab, pengadaan tanah itu rencananya akan digunakan sebagai alun-alun desa.

‎Menyikapi pertanyaan itu, Kasi Datun, M. Reza Kurniawan menyarankan untuk membahasnya terlebih dulu melalui musyawarah desa terkait hal tersebut. Selanjutnya melakukan kajian tentang harga supaya tidak terjadi potensi penggelembungan harga dan dituangkan dalam berita acara.

‎”Sebelum dilakukan penilaian harga, jangan dianggarkan dulu,” terangnya.

Sementara mengenai pertanyaan apakah hutang-piutang itu termasuk tindak pidana atau perdata yang diajukan salah satu warga dijawab oleh Kasi Pidsus Van Barata. Menurutnya, hutang bukanlah sebuah tindak pidana melainkan masuk ke dalam ranah perdata.

‎”Akan tetapi saya tidak menganjurkan bapak untuk mengutang. Terkait itu jika bapak telah melakukan bayar satu kali dan tidak bisa melunasi lagi tidak pidananya hilang tetapi hutang itu harus dibayar,” urai Van Barata.

Di tempat sama, ‎Perwira Seksi Teritorial Kodim 0412 Lampung Utara, Kapten Inf Harpian Sari, melalui Babinsa Peltu Hasanudin berharap, melalui kegiatan non fisik tersebut, wawasan warga Desa Batunangkop dan sekitarnya mengenai persoalan hukum kian bertambah.

“Harapannya, penambahan wawasan ini dapat mereka terapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari,” harap dia.

Loading...