Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan TNI AL Canangkan Program Bedah Desa Pesisir di Merak Belantung Lamsel

TNI AL Canangkan Program Bedah Desa Pesisir di Merak Belantung Lamsel

365
BERBAGI
Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Menteri Sosial (Mensos RI) Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi menabuh kentongan tanda diresmikannya program bedah desa, Rabu (30/3).

Iwan J Sastra

LAMPUNG SELATAN – Pencanangan program bedah desa pesisir  II tahun 2016 di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan resmi dilaksanakan oleh TNI AL Republik Indonesia, Rabu (30/3).

Acara pencanangan program nasional  yang dipusatkan di Pantai Merak Belantung (Embe), Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda itu, dihadiri  Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Menteri Sosial (Mensos RI) Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi.

Dalam sambutannya, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi menyatakan program bedah desa pesisir merupakan salah satu kegiatan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) TNI-AL, dalam rangka membantu masyarakat nelayan di Indonesia.

“Kawasan pesisir adalah daerah yang rawan kejahatan. Oleh karena itu, melalui program bedah desa ini, TNI-AL bersama dengan jajaran Kementerian RI bersama-sama membuat suatu program yang intinya untuk membantu masyarakat nelayan yang ada diwilayah pesisir,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam program bedah desa pesisir di Desa Merak Belantung ini, terdapat sejumlah program pembangunan. Mulai dari perbaikan infrastruktur, bedah rumah, pembangunan taman baca, renovasi mushola, hingga kegiatan bhakti kesehatan dan bhakti sosial.

“Dalam program ini, TNI-AL hanya membantu anggaran sebesar Rp1 miliar. Sedangkan sisanya itu diperoleh dari program CSR perusahaan swasta dan dari Kementerian. Ini semua dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai,” ungkapnya.

Program bedah desa ini, lanjutnya, akan dilaksanakan secara bertahap sebanyak empat kali dalam satu tahun setiap triwulan.

“Sebelumnya, program desa ini kami laksanakan di Provinsi Banten, dan sekarang di wilayah Provinsi Lampung. Nanti untuk tahap selanjutnya, akan dilaksanakan di wilayah Indonesia bagian timur,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Lamsel Zainudin Hasan, mengucapkan terimakasih kepada TNI-AL yang telah memilih Lamsel sebagai daerah yang mendapatkan bantuan bedah desa pesisir II tahun 2016.

Menurutnya, program pembangunan bedah desa ini, sangat sejalan dengan program yang diusung saat dirinya mencalonkan diri sebagai bupati di kabupaten serambi pulau sumatera ini.

“Bupati memiliki program membangun desa, Gubernur Lampung program Gerbang Desa, dan hari TNI-AL juga mencanangkan program Bedah Desa, bahkan Presiden RI juga memberikan instruksi agar membangun dimulai dari desa. Inilah yang dinamakan program seiring sejalan, demi mensejahterakan masyarakat di desa,” ungkapnya.

Zainudin berharap, agar program kegiatan bedah desa pesisir ini bisa dilakukan setiap tahun di Lampung Selatan. Sebab menurutnya, Lamsel memiliki garis pantai yang cukup panjang dan perlu mendapatkan bantuan dari pusat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan untuk dimasamendatang, program nasional yang ditempatkan di kabupaten ini (Lamsel, red) akan lebih banyak lagi. Sehingga kemajuan Kabupaten Lampung Selatan akan terus tumbuh dan berkembang, khususnya untuk pertumbuhan ekonomi masyarakatnya,” katanya.