Beranda Hukum Kriminal Todongkan Senpi ke Polisi, Dua Warga Denteladas Dibekuk 

Todongkan Senpi ke Polisi, Dua Warga Denteladas Dibekuk 

1286
BERBAGI
Dua warga Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang berinsial GU (29) dan NU (36), tersangka kepemilikan senjata api rakitan dan amunisi ilegal saat diamankan di Mapolsek Dente Teladas. (Foto: Humas Polres Tulangbawang)

Zainal Asiki | Teraslampung.com

TULANGBAWANG — Dua warga Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang berinsial GU (29) dan NU (36) dibekuk petugas Unit Reskrim Polsek Dente Teladas setelah menodongkan senjata api (senpi) rakitan ke arah petugas saat sedang menggelar  patroli di Jalan Poros Kampung Mahabang, Kecamatan Dente Teladas. Kedua tersangka tersebut, berhasil ditangkap petugas di lokasi berbeda, pada Rabu 5 September 2018.

“GU dan NU, pelaku penodongan terhadap anggota serta kepemilikan senjata api rakitan ilegal itu ditangkap dilokasi berbeda, pada Rabu 5 september 2018. Awalnya petugas menangkap tersangka GU, berselang taklama kemudian petugas menangkap tersangka NU,”kata Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadi Wibowo melalui Kapolsek Dente Teladas, AKP Suharto, Kamis 6 September 2018.

AKP Suharto mengungkapkan, penangkapan tersangka GU dan NU terkait kepemilikan senjata api rakitan itu, berawal dari tersangka GU yang sebelumnya sempat mengacungkan senjata api yang dibawa tersangka dan diarahkan ke petugas saat sedang melaksanakan patroli hunting kejahatan jalanan C3 (curas, curat dan curanmor) di Jalan Poros Kampung Mahabang.

“Tersangka GU mengendarai sepeda motor, berpapasan dengan mobil yang dikendarai anggota saat melaksanakan giat patroli. Karena jalan yang dilalui itu sempit, tibsa-tiba tersangka GU marah-marah sembari mengeluarkan senjata api dari balik pinggangnya dan diiarahkan ke anggota,”ujarnya.

Setelah itu, kata AKP Suharto, tersangka GU langsung melarikan diri. Saat itu juga, anggota bersama Kanit Reskrim langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil ditangkap di dekat rumahnya di Dusun Tanjungbintang, Kampung Mahabang, Kecamatan Dente Teladas, pada Rabu 5 September 2018 sekitar pukul 17.30 WIB.

“Saat akan ditangkap, GU sempat mengarahkan senpi itu lagi ke arah petugas. Beruntung petugas sigap dan berhasil membekuk tersangka dan menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver bersama lima butir amunisi calliber 5,56 mm,”ungkapnya.

Barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan lima butir amunisi yang disita dari tersangka GU dan NU
Barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dan lima butir amunisi yang disita dari tersangka GU dan NU

Dari pengakuan GU, lanjut AKP Suharto, senjata api dan amunisi yang dibawanya itu milik rekannya berinisial NU. Kemudian petugas melakukan pencarian, dan berhasil menangkap tersangka NU saat berada di rumahnya di Kampung Sungainibung, Kecamatan Dente Teladas sekitar pukul 19.00 WIB. Selanjutnya, kedua tersangka dan barang bukti yang disita, dibawa ke Mapolsek Dente Teladas guna penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan, untuk mengungkap darimana senpi rakitan beserta amunisi itu mereka dapatkan. Selain itu juga, untuk mengungkap dugaan adanya TKP yang dilakukan kedua tersangka,”terangnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Dente Teladas dan keduanya dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal, dengan ancaman hukuman pidana penjara 20 tahun.

Loading...