TPP Naik, Disiplin Pejabat Diskominfo Lampung Utara Malahan Turun

  • Bagikan
Ruangan kosong di Kantor Dinas Kominfo Lampung Utara, Senin (26/4/2021).
Ruangan kosong di Kantor Dinas Kominfo Lampung Utara, Senin (26/4/2021).
Feaby|Teraslampung.com
Kotabumi–Kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai pada tahun ini ternyata tidak membuat kinerja sejumlah pejabat meningkat. Buktinya, sejumlah ruangan pejabat di Dinas Komunikasi dan Informasi Lampung Utara terlihat tak berpenghuni, Senin (26/4/2021).
‎Ruangan – ruangan itu adalah ruangan yang ditempati oleh Sekretaris Diskominfo (Susilo Dwiko) dan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi (Defri). Beberapa kali disambangi sejak pukul 10.00 WIB – 11.31 WIB, kedua pejabat itu masih tak kelihatan batang hidungnya.
 
Kondisi ini jelas bertolak belakang dengan tugas dan fungsi‎ mereka sebagai corong informasi Pemkab Lampung Utara dan kenaikan TPP yang mereka terima. Terhitung sejak awal tahun ini, para pejabat Lampung Utara ‎mulai menikmati kenaikan TPP yang cukup besar di tengah kesulitan ekonomi masyarakat yang terimbas pandemi Covid-19.
Lantaran telah lama menunggu, wartawan pun mencoba meminta nomor ponsel pribadi Defri kepada sejumlah pegawai di sana. Tak satu pun di antara‎ mereka yang memiliki nomor yang bersangkutan. Sedangkan, Susilo Dwiko sama sekali tak bisa dihubungi karena nomor WhatsApp-nya tidak aktif.
Teraslampung.com kemudian berusaha menemui Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo, Karim SR yang sedang berada di ruang kerjanya sebagai Staf Ahli Bupati. Sayangnya, Karim belum mau memberikan komentar apapun terkait polemik satuan standar harga berikut dasar aturan SSH yang diterapkan oleh Diskominfo terhadap media – media online.
“Saya belum mau mengomentarinya,” jelas Karim.
Standar Satuan Harga yang digunakan Diskominfo Lampung Utara membuat nilai langganan setiap media online sama rata, yakni sebesar Rp500.000/bulannya. Media – media yang masuk peringkat 20 besar Alexa dan di luar 20 besar atau seluruhnya dihargai sama oleh Diskominfo.
  • Bagikan