Beranda Teras Berita Tuding KPU-Bawaslu tidak Profesional, Saksi Manzada ‘Walk Out’

Tuding KPU-Bawaslu tidak Profesional, Saksi Manzada ‘Walk Out’

201
BERBAGI
Siti  Nuraini, Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

Aksi unjuk rasa Jaringan Kerakyatan, Kamis (17/4)

Bandarlampung—Tim sukses calon gubernur-wakil gubernur Herman HN-Zainudin Hasan
(Manzada) yang menjadi saksi pleno penghitungan suara yang digelar KPU Lampung, Agus Bakti Nugroho, keluar dari ruang sidang pleno  di Ruang Pusiban, Kompleks Pemprov Lampung, Kamis (17/4).

Agus melakukan  walk
out dan tidak mau menandatangani hasil pleno penghitungan siara pemilihan
Gubernur Lampung karena kecewa dengan sikap Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono
yang tidak mempedulikan protesnya.
Setelah berada di luar ruangaan, Agus mengatakan aksi walk
out yang dilakukannya pada pleno penghitungan suara Pilgub itu merupakan bentuk
ketidakpercayaannya kepada penyelenggara Pilgub yang condong tidak mau
mendengar keberatan pihaknya dan mendukung salah satu pasangan cagub.

“Penyelenggara pemilihan gubernur Lampung tidak profesional. Kalau
ada lembaga pengawas pemilu tiba-tiba bertindak tidak profesional, pelaksanaan
pilgub cacat hukum. Jadi kami tidak mau bertanggung jawab dengan hasil pleno
penetapan suara pasangan calon gubernur,” kata Agus.
Meski begitu, ia tetap akan mengambil hasil berita acara
rapat pleno tersebut untuk dijadikan bahan materi gugatan ke Mahkamah
Konstitusi (MK). 

Hasil
pleno terbuka yang digelar KPU Lampung menunjukkan bahwa pasangan nomor 2 Ridho
Ficardo-Bachtiar Basri unggul di di 9 kabupaten dan satu kota, sementara
saingan terberatnya, nomor urut 3 Herman HN-Zainuddin Hasan unggul di satu kota,
yakni Bandarlampung. Di daerah yang dimenangkannya, Ridho-Bachtiar rata-rata
perolehan suaranya di atas 42 persen.

Sementara itu, saat pleno berlangsung di dalam ruangan
Pusiban, puluhan massa dari Jaringan Kerakyatan
(JK) menggelar aksi unjuk rasa, beberapa ratus meter dari  kompleks Pemprov Lampung. JK menilai pelaksanaan Pilgub yang
waktunya bersaman dengan Pileg kacau sejak awal, yakni saat  penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Rakhmat Husein, koordinator JK, mengatakan DPT Pilgub tidak akurat dan tidak diumumkan
ke publik. Selain itu, banyak pemilih tidak mendapatkan undangan memilih (form
C6), kecurangan dalam penghitungan suara di TPS. 

“Saksi juga
dipersulit untuk memperoleh form C1, sehingga ada penggelembungan suara. Pelanggaran
ini sepertinya terstruktur. Ini tentu saja sudah diskenariokan,” kata
Husein, Kamis (17/4).

Husein mendesak Bawaslu Lampung bersikap tegas
terhadap praktik politik uang. “Kami juga meminta KPU menggelar pilgub ulang
dan mendiskualifikasi pasangan calon yang melanggar UU No 8/2012,” kata dia.

Pleno penghitungan suara oleh KPU Lampung pada dasarnya hanya untuk mengesahkan
hasil pleno penghitungan suara yang sudah dilakukan KPU Kabupaten/Kota di
seluruh Lampung. Dari 13 daerah kabuapetan/kota (minus DOB Kabupaten Pesisir
Basat), sebanyak 12 daerah sudah selesai melakukan penghitungan suara.
Berdasarkan hasil pleno 12 KPU Kabupaten/Kota tersebut pasangan Ridho
Ficardo-Bachtiar Basri menggungguli kandidat lain. Artinya, Ridho
Ficardo-Bachtiar Basri dipastikan ditetapkan KPU Lampung sebagai pemenang Pilgub
Lampung 2014.

Berikut perolehan suara para cagub-cawagub berdasarkan hasil pleno KPU Kabupaten/Kota di Lampung:

HASIL PENGHITUNGAN SUARA PILGUB LAMPUNG BERDASARKAN PLENO KPU KABUTEN/KOTA
I.Kabupaten Lampung Selatan:  DPT 687.972, suara sah 467.204,  tidak sah 50.832.
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                   56.946
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                  192.273
3. Herman HN-Zaenudin Hasan                  188.283
4. Alzier Thabranie-Lukman Hakim             29.702
II. Kota Bandarlampung: DPT 634.041  suara sah 433.865,tidak sah: 39.695
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                 65.440 (15,08 persen)
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                  99.548 (22,19 persen),
3. Herman HN-Zaenudin Hasan                243.368 (56,09 persen),
4. Alzier Thabranie-Lukman Hakim           25.509 (5,88 persen).
III.Kabupaten Pringsewu: D{T 306.083, suara sah 201.333, suara tidak sah 28.107
  
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                 25.466
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                104.655
3. Herman HN-Zaenudin Hasan                  55.317
4. Alzier Thabranie-Lukman Hakim            15.895
IV.Kabupaten Lampung Utara : DPT 439.118,  Daftar Pemilih Khusus (DPK) : 847
1 Berlian Tihang-Mukhlis Basri                  42.750
2.Ridho Ficardo-Bakhtiar Basri                   169.701
3. Herman HN-Zainudin Hasan                     91.986
4 Alzier D. Thabranie-Lukman Hakim         14.090
V.Kabupaten Waykanan: DPT 331.102, DPK 1.157, total pemilih  332.259,suara sah 231.610, tidak sah 18.885
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                 27.792 (12,00 persen)
 2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                 116.003 (50,09 persen)
3. Herman HN-Zainudin Hasan                  74.366 (32,11 persen)
 4. Alzier D. Thabranie-Lukman Hakim     13.449 (5,81 persen)
VI. Kabupaten Tanggamus: DPT: 461.861, suara sah 297.389, suara  tidak sah 33.699.
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                 48.997
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                135.715
3. Herman HN-Zainudin Hasan                  87.133
4. Alzier D. Thabranie-Lukman Hakim      25.544.
VII.Kabupaten Tulangbawang Barat: DPT Suara sah 147.359, dan suara tidak sah 9.790
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                 24.894
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                  85.409
3. Herman HN-Zainudin Hasan                  29.006
4. Alzier D. Thabranie-Lukman Hakim        8.050
VIII. Kabupaten Lampung Timur: DPT 770.140, DPK: 3.300, Suara sah: 497.641. Suara tidak sah: 50.659
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                 63.685 (12,8 persen)
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                  248.741 (49,9 persen)
3. Herman HN-Zainudin Hasan                  154.919 (31,13 persen)
4. Alzier D. Thabranie-Lukman Hakim       30.296 (6 persen).
IX.  Kabupaten Lampung Barat, 317.967, suara sah 233.977, tidak sah 23.000
1. Berlian Tihang-Mukhlis Basri                  101.781  (43,50%)
2. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri                    83.258  (35,58 %)
3. Herman HN-Zainudin Hasan                     37.801 (16,16%)4.
4. Alzier D. Thabranie-Lukman Hakim         11.132 (4,76%).
X. Kabupaten Tulangbawang: Total suara 194.390, tidak sah 22.925  suara
1. Berlian Tihang–Mukhlis Basri                   19.985
2. Ridho Ficardi-Bachtiar  Basri                     97.315
3. Herman HN Zainudin Hasan                      66.389
4. Alzier Thabranie– Lukman Hakim             10.701
XI. Kota Metro: DPT 109.063, suara sah 78.595, tidak sah 9.232
1. Berlian Tihang–Mukhlis Basri                    10.403
2. Ridho Ficardi-Bachtiar Basri                       32.120
3. Herman HN Zainudin Hasan                       21.486
4. Alzier Thabranie– Lukman Hakim              14.489

XII. Kabupaten Mesuji…
1. Berlian Tihang–Mukhlis Basri                    14.931
2. Ridho Ficardi-Bachtiar Basri                       56.697
3. Herman HN Zainudin Hasan                       23.634
4.Alzier D. Thabranie-Lukman Hakin              8.120

Loading...