Tujuan Sumatera dan Jawa, 5.012 Kendaraan Pemudik Diputar Balik Polda Banten

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi (kiri), menjelaskan soal hasil penyekatan yang dilakukan jajaran Polda Banten.

TERASLAMPUNG.COM — Selama delapan hari larangan mudik Idul Fitri 2021, jajaran Polda Banten sudah memutar balik 5.012 kendaraan pemudik yang hendak menyeberang melalui jalur penyebarangan Merak-Bakauheni maupun tujuan ke beberapa kota di Pulau Jawa.

“Jumlah kendaraan yang diputar balik tersebut merupakan hasil pemeriksaan terhadap 35.235 kendaraan pemudik di 24 pos penyekatan yang Dipimpin Kepala Pos Pengamanan Sekat dari Polres setempat, dan melibatkan unsur TNI, unsur Pemda seperti BPD, Dinas Kesehatan, di samping Pramuka,”kata Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, Sabtu (15/5/2021).

Jumlah data kendaraan diambil dari 24 titik pos penyekatan meliputi 9 Pos Sekat yang berada di Pintu Gerbang Tol Mulai dari Cikupa, Kedaton, Balaraja timur, Balaraja Barat, Cikande, Ciujung, Serang Timur, Serang Barat dan Merak.

“Data kendaraan juga diambil dari 15 Pos Sekat Jalur arteri wilayah Hukum Polda Banten. Pada Hari H Idul Fitri, 13 Mei 2021, ada 453 kendaraan bermotor yang diputar balik,” atanya.

Edy juga merinci jumlah kendaraan yang di putar balikkan selama 8×24 jam atau selama 8 hari dalam Operasi Ketupat Maung Tahun 2021, Untuk Roda 2 (R2) sebanyak 1938 kendaraan, Roda 4 (R4) sebanyak 2946 kendaraan, bus/travel 81 kendaraan, dan Truk 47 kendaraan.

Edy Sumardi juga menyampaikan bagi masyarakat yang dari luar kota, diharapkan tidak langsung pulang kerumah. Masyatakat wajib swab antigen di PPKM Mikro untuk memastikan tidak terpapar covid-19

“Setelah dilakukan pemeriksaan tes swab antigen kami beri himbauan dan meminta kepada masyarakat yang kembali dari tempat kampung halamannya untuk melakukan karantina minimal selama 5×24 jam, Sehingga dapat mencegah penularan dengan optimalisasi PPKM Mikro di desa atau kelurahan,” kata Edy Sumardi.

  • Bagikan