Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Tujuh Bulan Honor Macet, Para Pegawai Dinas PUPR Lampura Segel Kantor

Tujuh Bulan Honor Macet, Para Pegawai Dinas PUPR Lampura Segel Kantor

299
BERBAGI
Pegawai Dinas PUPR Lampung Utara menyegel kantor tempat mereka bekerja karena jengkel tujuh bulan honornya belum dibayar, Senin (11/12/2017).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Sejumlah pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lampung Utara (PUPR Lampura) menyegel kantor mereka sendiri, Senin (11/12/2017) sekitar pukul 08.45 WIB. Penyegelan ini merupakan puncak kekecewaan mereka terhadap macetnya pembayaran honor kegiatan selama tujuh bulan terakhir.

Pantauan di lokasi, penyegelan dilakukan di pintu utama dan pintu belakang kantor menggunakan rantai besi dan gembok. Alhasil, aktivitas kantor sempat lumpuh sebelum akhirnya kembali dibuka oleh Kepala Dinas PUPR, Syahbudin.

“Penutupan kantor ini puncak dari kekecewaan karena sudah tujuh bulan ini, para tenaga honor belum menerima gajinya dan begitu pun dengan tunjangan beban kerja,” tutur Alian Arsil, salah seorang pegawai Dinas PUPR saat ditemui di lokasi.

Menurut Alian, aksi yang terjadi ini dilakukan secara spontan tanpa terencana sama sekali. Sepanjang hak – hak itu belum terpenuhi, ia memperkirakan para pegawai yang terlibat dalam setiap kegiatan malas untuk masuk kerja. Sebab, mereka merasa kerja keras mereka kurang dihargai karena hingga kini hak – hak mereka masih tak kunjung diberikan.

“Para pegawai di Dinas PU telah melaksanakan semua tugasnya, namun hak atas honor kegiatan masih juga tidak terbayarkan,” jelasnya.

Di tempat sama, Indri, tenaga honor Dinas PUPR mengatakan, jumlah tenaga honor mencapai sekitar 200-an orang. Besaran gajinya pun tak seberapa karena hanya digaji Rp250 ribu/bulannya. Gaji itu terakhir mereka terima pada bulan Mei lalu.

“Dulu, gaji kami bulan November dan Desember tahun 2016 gaji tidak dibayar, dan sekarang sudah 7 bulan belum dibayar,” terang dia.

Loading...