Beranda Hukum Kriminal Tukang Cukur Rambut Pelaku Pembunuhan Dihadiahi Timah Panas

Tukang Cukur Rambut Pelaku Pembunuhan Dihadiahi Timah Panas

448
BERBAGI
SU (22), tersangka pembunuhan korban Muhammad Berlian (20) yang dihadiahi timah panas kedua kakinya oleh Tekab 308 Polres Tulangbawang. (foto Humas Polres Tuba)
SU (22), tersangka pembunuhan korban Muhammad Berlian (20) yang dihadiahi timah panas kedua kakinya oleh Tekab 308 Polres Tulangbawang. (foto Humas Polres Tuba)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

TULANGBAWANG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polres Tulangbawang menangkap SU (22), tersangka pembunuhan korban Muhammad Berlian (20), warga Kecamatan Lambukibang yang jasadnya ditemukan warga di kebun singkong ditepi jalan Etanol Tiyuh Agungjaya, Kecamatan Way Kenanga, Tulangbawang Barat beberapa waktu lalu.

Saat dilakukan penangkapan, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka SU yang kesehariannya bekerja sebagai tukang cukur (pangkas) rambut dengan timah panas, karena berupaya melawan saat akan ditangkap di rumah kerabatnya di wilayah SP 6C, Kecamatan Gunung Agung.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang, AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan, tersangka SU yang merupakan warga Kampung Bangunjaya SP 6, Kecamatan Gunung Agung tersebut, merupakan salah satu pelaku tunggal pembunuhan terhadap korban Berlian. Tersangka SU berhasil ditangkap, saat berada di rumah kerabatnya di wilayah SP 6C, Kecamatan Gunung Agung beberapa waktu lalu.

“Kami menangkap tersangka SU di rumah kerabatnya, pada saat akan ditangkap tersangka mencoba melawan dan terpaksa dilakukan tindakan tegas dengan menembak kedua kaki tersangka,”ujarnya kepada teraslampung.com, Minggu 29 April 2018.

Menurutnya, saat ini tersangka dan barang bukti yang disita, diamankan di Mapolres Tulangbawang guna proses penyidikan lebih lanjut.

Donny mengutarakan, aksi pembunuhan yang dilakukan tersangka SU sudah direncanakan. Sebelum terjadi pembunuhan itu, awalnya korban dan tersangka pergi bersama dengan berboncengan sepeda motor milik korban dari arah Bandarlampung menuju Tulangbawang Barat, pada Jumat malam 20 April 2018 lalu.

Saat melintas di jalan sepi di Jalan Tiyuh Agungjaya, tersangka SU yang memang sudah merencanakan akan menghabisi korban langsung melakukan aksinya. Tersangka memukul kepala dan leher korban hingga korban jatuh pingsan, saat itulah tersangka langsung menjerat leher korban dengan ikat pinggang milik korban.

“Setelah korban dipastikan sudah tidak bernyawa lagi, tersangka SU menyeret tubuh korban Berlian ke areal kebun singkong. Lalu tersangka membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio GT dan ponsel Samsung J2 milik korban,”ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Donny, tersangka SU tega menghabisi nyawa korban Berlian yang tidak lain adalah temannya sendiri lantaran dendam. Alasan tersangka, karena sering dilecehkan dan direndahkan dengan korban.

“Jadi motif pembunuhan yang dilakukan tersangka karena faktor sakit hati, korban sering menghina pekerjaan tersangka sebagai tukang cukur rambut,”terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal berlapis, yakni Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 ayat (3) KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan.

Diketahui sebelumnya, warga Tiyuh Agungjaya, Kecamatan Way Kenanga, Tulangbawang Barat, digegerkan adanya pemenuan mayat pria laki-laki mengenakan celana jeans warna biru dan kaos motif garis tergeletak di kebun singkong ditepi jalan Etanol dengan kondisi mulut mengeluarkan darah, pada Sabtu 21 April 2018 lalu sekitar pukul 07.00 WIB.

Mayat tanpa identitas dengan ciri-ciri kulit sawo matang dan tinggi sekitar 170 cm tersebut, pertamakali ditemukan oleh pasangan suami istri warga sekitar yang hendak pergi ke kebun untuk menderes karet. Melihat penemuan mayat tersebut, pasutri petani karet itu segera melaporkannya kepada Kepala Tiyuh Agungjaya.

Selanjutnya, Kepala Tiyuh setempat melaporkan adanya penemuan mayat laki-laki tersebut ke Mapolsek Lambukibang, Tulangbawang Barat. Polisi yang tiba dilokasi kejadian, langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil olah TKP dan identifikasi, korban diduga telah dibunuh. Pasalnya ditubuh korban, ditemukan adanya luka lebab dibagian dada dan juga ada bekas cekikan dileher sehinggga mengeluarkan darah dari mulutnya. Korban diperkirakan merengang nyawa, tiga jam sebelum ditemukan oleh warga.

Taklama berselang, identitas mayat yang ditemukan di kebun singkong tersebut diketahui bernama Muhammad Berlian (20), warga Kecamatan Lambukibang.