Beranda Hukum Kriminal Tukang Ojek di Pangkalan Pasar Pasir Gintung Ditusuk Preman

Tukang Ojek di Pangkalan Pasar Pasir Gintung Ditusuk Preman

242
BERBAGI
Asep dirawat dirawat di RSU Abdoel Moeloek, Kamis (20/7/2017).

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG —  Asep Supriyadi (37), tukang ojek warga Jalan Mangga, Kecamatan Tanjungkarang Pusat , Bandarlampung, ditusuk Andi alias Coro, preman Pasar Pasir Gintung, dii pangkalan ojek di sekitar Pasar Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat, Kamis (20/7/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.

Asep mengalami luka tusukan di bagian punggung. Korban juga luka memar pada bagian kaki kanan akibat terjatuh di aspal saat berusaha menghindar saat akan ditusuk dengan pelaku.

Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban sesama tukang ojek membawa korban ke Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM) untuk mendapatkan perawatan medis.

Nasrul (35), kakak ipar korban saat ditemui di ruang Intsalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) menuturkan Asep ditusuk oleh Andi alias Coro usai menerima pesanan ojek dan kembali lagi ke pangkalan ojek.

“Usai mengantar penumpang, adik ipar saya kembali lagi ke pangkalan. Lalu Andi (pelaku) memanggil adik ipar saya. Begitu mendekat adik ipar saya langsung dicekik lehernya dan ditusuk dengan pisau,”ujarnya, Kamis (20/7/2017).

Nasrul mengutarakan, pada saat akan ditusuk, adik iparnya tersebut sempat mengnhidar dan melompat. Nahasnya, Asep terjatuh di dekat tempat sampah. Saat terjatuh itulah, Asep langsung ditusuk pelaku sebanyak satu kali dan tepat mengenai punggungnya. Lalu kaki kanannya juga, mengalami luka-luka akibat terjatuh itu.

“Setelah menusuk adik ipar saya, pelaku (Andi) langsung kabur. Warga yang melihat kejadian itu, tidak berani mendekat karena pelaku ini preman dan memegang pisau,”ungkapnya.

Setelah pelaku kabur, kata Nasrul, warga sekitar dan juga teman adik iparnya sesama tukang ojek, langsung membawa adik iparnya yang mengalami luka tusukan ke RSUAM.

“Alhamdulilah mas, nyawa adik ipar saya dapat diselamatkan. Perkara ini, sudah saya laporkan ke aparat kepolisian,”terangnya.

Asep mengaku keributan hingga dirinya ditusuk Andi lantaran masalah kredit motor.

Menurutnya, Andi pernah membantunya untuk mengambil kredit sepeda motor. Karena ia tidak ada biaya lagi untuk membayar angsuran kredit motor, lalu sepeda motor tersebut ditarik pihak leasing.

“Mungkin karena itulah, Andi tidak terima lalu menusuk saya,”ujar Asep sembari merintih kesakitan akibat terkena luka tusukan.