Beranda Hukum Kriminal Tukang Ojek Gagalkan Aksi Jambret, Rp 65 Juta Uang Korban Selamat

Tukang Ojek Gagalkan Aksi Jambret, Rp 65 Juta Uang Korban Selamat

3392
BERBAGI
Juriani (40), warga Desa Banjarsuri, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan korban penjambretan saat diberikan perawatan medis di Puskesmas Rawat Inap (PRI) Sidomulyo.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Aksi pelaku kriminalitas jalanan modus jambret di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan kembali terjadi di Jalan Raya Sidomulyo Desa Seloretno, Senin (22/7/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban dari aksi penjambretan tersebut adalah seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Juriani (40) yang baru mengambil uang Rp 65 Juta dari Bank BRI Sidomulyo nyaris kehilangan uang puluhan juta dari aksi pelaku penjambretan tersebut.

Beruntungnya, upaya aksi para pelaku jambret tersebut, dapat digagalkan oleh seorang tukang ojek bernama Tugiran (50), warga Desa Sinarpalembang, Kecamatan Candipuro yang saat itu bersama korban Juriani (40).

Peristiwa penjambretan itu terjadi, setelah korban Juriani, warga Desa Banjarsuri tersebut baru saja menarik tunai uang program PKH senilai Rp 65 Juta dari bank BRI di Pasar Sidomulyo.

Selanjutnya, korban pulang ke Desa Banjarsari naik ojek.

Saat dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Raya Sidomulyo Desa Seloretno, tiba-tiba dari arah belakang datang tiga orang dengan dua sepeda motor. Salah satu pengendara sepeda motor itu berusaha merampas tas milik Juriani yang berisi uang tunai puluhan juta tersebut. Sedangkan satu pelaku lagi yang mengendarai motor sendirian, mengawal dari belakang.

“Sempat tarik menarik tas, lalu spontan saja saya menendang motor pelaku yang berboncengan saat berusaha merampas tasnya korban ini”kata Tugiran, tukang ojek langganan Juriani, saat ditemui di lokasi tempatnya mencari penumpang di Pasar Sidomulyo, Senin (22/7/2019).

Kemudian, kata Tugiran, sepeda motor pelaku yang berboncengan ini jatu. Begitu juga dengan sepeda motor yang dikendarainya bersama korban pun ikut terjatuh setelah ia berusaha menggagalan aksi pelaku dengan menendang sepeda motor pelaku tersebut.

“Khawatir warga sekitar banyak yang datang, saat itu juga ketiga pelaku jambret ini langsung kabur berboncengan motor tiga orang sekaligus,”bebernya.

Sementara sepeda motor Satria FU warna hitam plat nomor F 6916 FCD milik pelaku berboncengan yang terjatuh, lanjut Tugiran, ditinggal pergi oleh pelaku di lokasi kejadian.

Ia menduga, para pelaku jambret tersebut sudah membuntuti korban dan dirinya sejak mulai keluar dari Bank BRI di Pasar Sidomulyo.

“Jadi korban ini setiap pencairan dana PKH, memang selalu minta saya untuk yang menjemput dan mengantarnya ke rumahnya. Dia memang penumpang ojek langganan saya selama ini,”ungkapnya.

Dikatakannya, saat kejadian, korban sempat pingsan karena terjatuh dari sepeda motor. Selanjutnya, Tugiran dan dibantu warga membawa korban ke Puskesmas Rawat Inap (PRI) Sidomulyo karena mengalami luka di bagian kepala.

“Korban mengalami luka di kepala dan sempat pingsan saat kejadian, kalau saya hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki ini saja,”terangnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo Aipda Suparno saat dikonfirmasi mengatakan, kasus kriminalitas modus penjambretan yang terjadi Senin siang tadi, sudah ditangani pihaknya dan saat ini masih dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi.

Selain itu juga, pihaknya telah mengamankan barang bukti sepeda motor pelaku yang ditinggalkan oleh pelaku tersebut saat melakukan aksinya.

“Kami sudah lakukan olah TKP sejak dari kantor BRI Sidomulyo hingga ke lokasi kejadian perkara, saat ini kami masih melakukan penyelidikan,”ujarnya.

Loading...